TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor (UPT PKB) Dinas Perhubungan Kota Tangsel memastikan seluruh peralatan uji kendaraan dalam kondisi baik dan layak digunakan.
Hal itu disampaikan Kepala UPT PKB Dishub Tangsel, Heris Cahya, usai pemeriksaan dan kalibrasi alat oleh Kementerian Perhubungan.
Heris menjelaskan, proses pengecekan dan kalibrasi merupakan agenda rutin tahunan untuk memastikan akurasi seluruh peralatan uji KIR.
Pemeriksaan dilakukan terhadap sembilan jenis alat, mulai dari alat uji emisi, uji rem, uji lampu, hingga alat pendukung lainnya.
“Semua alat kita dicek langsung oleh tim Kementerian Perhubungan. Mereka membawa alat pembanding untuk memastikan akurasi alat kita. Hasilnya, seluruh alat masih dalam kondisi bagus dan layak dipakai,” jelas Heris di kantornya, Jumat 14 November 2025.
Menurutnya, meski usia beberapa alat telah lebih dari 10 tahun, perawatan rutin yang dilakukan setiap tahun membuat peralatan tetap berfungsi optimal.
“Kami selalu melakukan perawatan dan perbaikan alat. Jadi walaupun usianya sudah lama, alat tetap presisi dan aman digunakan dalam pelayanan,” ujarnya.
Heris memastikan layanan uji KIR di Tangsel berjalan setiap hari kerja, kecuali hari libur nasional. Sesuai aturan terbaru, layanan pengujian kini gratis untuk seluruh kendaraan yang berdomisili di Kota Tangsel.
“Bagi kendaraan dari luar Tangsel tetap bisa uji KIR di sini, tapi harus membawa rekomendasi dari daerah asal,” kata Heris.
Saat ini UPT PKB hanya memiliki satu jalur uji (single line), sehingga kapasitas pelayanan maksimal adalah 80 hingga 100 kendaraan per hari.
Rata-rata kendaraan yang diuji saat ini berada di angka 80 kendaraan per hari.
Heris menjelaskan, satu rangkaian uji kendaraan membutuhkan waktu sekitar 35 menit, terhitung sejak pendaftaran hingga selesai pengujian.
Namun sistem antrean menggunakan headway sekitar 1-2 menit, sehingga proses pelayanan dapat berlangsung lebih efisien.
“Setiap kendaraan masuk bergantian. Walaupun satu siklus 35 menit, antrean terus berjalan karena ada headway. Itu yang memungkinkan kami melayani hingga 80 kendaraan per hari,” jelasnya.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











