TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Praktik pembuatan dan peredaran uang palsu di Indonesia hingga kini masih menjadi ancaman serius bagi pemerintah maupun masyarakat.
Tindakan tersebut sangat merugikan negara, melanggar hukum, dan berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan terhadap rupiah.
Umumnya, uang yang dipalsukan memiliki nominal besar, salah satunya pecahan 50 ribu. Oleh karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaannya.
Dalam hal ini, penting sekali mengetahui ciri-ciri uang palsu 50 ribu baru maupun lama hingga cara membedakan uang asli dan palsu.
Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, berikut beberapa ciri uang palsu pecahan 50 ribu baru dan lama.
- Tidak Ada Gambar Tersembunyi
Apabila diamati dengan saksama, uang pecahan 50 asli pada emisi 2022 memiliki gambar tersembunyi (latent image) dari sudut pandang tertentu.
Di bagian depan uang terdapat tulisan BI (Bank Indonesia) yang letaknya ada di sisi kanan bawah sebelah pecahan uang dalam tulisan maupun angka.
Lalu, di bagian belakang berupa angka sesuai dengan nominal uang yang terletak di sisi bawah tengah. Sementara itu, uang palsu tidak mempunyai fitur ini.
- Gambar Tidak Saling Isi
Pada uang palsu 50 ribu baru maupun lama, gambar tidak saling isi. Sebaliknya, uang yang asli mempunyai gambar saling isi (rectoverso).
Ciri tersebut terdapat di bagian logo BI pada sisi depan sebelah kanan dan belakang kiri bawah. Logo BI terlihat utuh dan mengisi di bagian depan maupun belakang.
- Tidak Ada Tekstur Kertas
Ciri-ciri uang palsu 50 ribu lama maupun baru lainnya bisa dicermati pada tekstur kertas. Uang palsu biasanya dibuat dari kertas yang halus sehingga mudah robek dan tidak ada tekstur khas.
Di sisi lain, uang asli memiliki permukaan yang terasa kasar karena menggunakan kertas dari bahan serat kapas lebih tebal dan kasar di bagian tertentu.
- Ketiadaan Gambar Raster
Selanjutnya, uang asli memiliki gambar raster berupa tulisan NKRI di bagian depan kanan. Kemudian, di bagian belakang tengah ada angka sesuai nominal pecahan.
Sebenarnya, gambar raster tidak tampak jelas sebab ukurannya kecil tetapi masih bisa diamati dengan saksama. Sementara itu, uang palsu sama sekali tidak ada gambar raster.
- Tidak Ada Kode Tunanetra
Cobalah lihat uang yang kamu miliki, perhatikan pasangan garis di sisi kiri dan kanannya. Garis ini merupakan kode tunanetra (code blind) yang ketika diraba akan terasa kasar.
Pada pecahan 50 ribu baru, terdapat masing-masing 2 pasang garis. Uang 50 ribu yang tidak memiliki kode tunanetra semacam ini kemungkinan besar palsu.
- Tidak Ada Watermark dan Electrotype
Uang asli yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI) mempunyai tanda air (watermark) di bagian depan kiri, yaitu gambar pahlawan dan electrotype berupa pecahan uang dalam angka.
Sebaliknya, uang palsu tidak memiliki watermark maupun electrotype yang terlihat secara jelas apabila diperhatikan.
- Gambar Kabur
Salah satu cara mudah untuk mengetahui ciri-ciri uang palsu 50 ribu lama dan baru adalah dari segi gambar, desain, maupun warnanya.
Gambar dan warna pada uang yang palsu cenderung tidak tajam atau kabur. Kemudian, desainnya pun tampak tidak simetris sehingga kualitas hasil cetakannya buruk.
- Tidak Ada Hologram dan Efek Berubah Warna
Berikutnya, ciri-ciri uang palsu 50 ribu baru adalah tidak ada hologram yang jelas. Biasanya, hologram ini tampak seperti gambar 3D yang bisa dilihat di sisi lain uang.
Uang palsu pecahan 50 ribu juga tidak mempunyai efek berubah warna ketika dilihat dari sudut yang berbeda. Umumnya, efek ini terlihat seperti perubahan warna di bagian tertentu uang.
- Tidak Memendar
Saat dilihat dengan sinar ultraviolet, beberapa bagian depan maupun belakang uang yang asli akan memendar, seperti:
Bagian depan: Benang pengaman, gambar peta wilayah Indonesia, bunga khas Indonesia, dan beberapa ornamen di sekitar pahlawan.
Bagian belakang: Tulisan BI, gambar bunga khas Indonesia, pecahan angka, benang pengaman, dan lainnya.
Namun, jika uang yang dimiliki bukan asli alias palsu, bagian-bagian tersebut tidak akan memendar apabila dilihat dengan sinar UV.
10. Tidak Ada Mikro Teks
Tanda lainnya yang menunjukkan uang palsu, yaitu tidak ada mikro teks. Sebab, uang asli memiliki mikro teks berupa tulisan NKRI dan pecahan uang dalam angka, misalnya NKRI50.
11. Nomor Seri Tidak Konsisten
Uang asli memiliki nomor seri yang terdiri atas 2 huruf dan 10 angka, sedangkan nomor seri di uang yang palsu biasanya tidak konsisten dan berantakan.
12. Tidak Ada Benang Pengaman
Ciri-ciri uang palsu 50 ribu lama dan baru bisa diamati dari benang pengamannya, yaitu garis tipis berwarna yang dapat dilihat dari sisi lain uang. Jika tidak ada, uang itu mungkin palsu.
Reporter: Mulyadi










