KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO-ID – PT Pintu Kemana Saja (PINTU) menggelar program edukasi bertajuk “Blockvest Goes to Campus: Creativity in AI & Blockchain” di Universitas Pembangunan Jaya (UPJ).
Program ini menghadirkan materi seputar perkembangan artificial intelligence (AI), dasar-dasar Blockchain dan Cryptocurrency atau Crypto, hingga peluang karier di ekosistem digital.
Edukasi ini menjadi semakin relevan di tengah pesatnya pertumbuhan pengguna crypto di Indonesia yang telah mencapai lebih dari 18 juta pengguna per Oktober 2025, dengan nilai transaksi mencapai Rp360,3 triliun pada September 2025. Data Bappebti juga mencatat dominasi pengguna dari Generasi Z sebesar 26,9%.
Blockchain & Crypto Content Specialist PINTU, Ari Budi Santosa, menyoroti pentingnya literasi crypto di kalangan mahasiswa.
“Crypto kini mendapat perhatian besar, terutama dari generasi muda. Karena itu, PINTU hadir memberikan pemahaman fundamental mengenai aset digital agar mahasiswa memiliki dasar yang kuat dan dapat melihat peluang karier di industrinya,” jelas Ari.
Usky AI turut memperkaya sesi diskusi dengan materi mengenai pemanfaatan AI untuk inovasi digital. Founder & CTO Usky AI, Isybel Harto, menegaskan bahwa integrasi AI dan blockchain membuka ruang luas bagi lahirnya ide-ide baru dari generasi muda.
“AI mengubah cara kita berkarya, sementara blockchain menghadirkan transparansi dan keamanan. Kami berharap mahasiswa dapat mengeksplorasi teknologi ini secara kreatif dan bijak,” katanya.
Menurutnya, minat generasi muda terhadap teknologi juga diperkuat oleh survei APJII 2025 yang mencatat 27,34% responden merupakan pengguna AI, dengan Generasi Z mencapai 43,7% dari total tersebut.
Ari menegaskan kembali komitmen PINTU dalam memperluas akses literasi digital di kalangan mahasiswa.
“Keterlibatan kami di program ini merupakan langkah untuk mendorong pemahaman fundamental tentang crypto dan blockchain. Dengan edukasi yang tepat, generasi muda dapat mengambil keputusan yang bijak sekaligus memanfaatkan peluang karier di masa depan,” tutupnya.
Sementara itu Koordinator Kemahasiswaan Informatika UPJ, Prio Handoko, S.Kom., MT.I., menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi lintas sektor ini.
“AI dan blockchain kini telah menjadi bagian dari kehidupan kita. Program Studi Informatika pun berkomitmen membentuk IT Club Web3 dan Blockchain sebagai wadah mahasiswa yang ingin mendalami teknologi digital. Seminar ini menambah wawasan sekaligus membuka peluang minat baru di bidang teknologi,” ujarnya, melalui siaran pers, yang diterima Senin 1 Desember 2025.
Editor Daru Pamungkas











