CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – PT Pertamina Energy Terminal – Sub Holding Integrated Marine Logistics menggelar apel kesiapsiagaan pengamanan instalasi strategis perseroan terbatas Pertamina (Persero) dan anak perusahaan di Lapangan Parkir LPG Terminal Tanjung Sekong, Kota Cilegon, Senin, 1 Desember 2025.
Diketahui, apel ini dilaksanakan berdasarkan instruksi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin, untuk menjaga kilang-kilang dan Terminal milik PT Pertamina (Persero).
Pelaksanaan apel dipimpin langsung oleh Pimpinan apel, Pgs. Kasiops Korem 064 Maulana Yusuf, Kolonel Infantri Yoyok Pramudia. Dengan peserta apel 100 orang yang terdiri dari, 50 anggota TNI Angkatan Darat dan 10 TNI Angkatan Laut bersenjata lengkap, kemudian 10 anggota Polres Cilegon, pekerja Pertamina LPG Terminal Tanjung Sekong, tim Security, dan tim menejemen.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir pula Pasiops Korem 064/MY, Kapten Arm Nasori sebagai Komandan Apel, Pasiops Kodim Cilegon Kapten Arh Dedy S Daulay, sebagai Perwira Apel, Manager Security PT Pertamina International Shipping, Andreas Immanuel Mulianto, Manager LPG Terminal Tanjung Sekong, Noor Alam Setyaji dan tim menejemen lainnya.
Kasiops Korem 064 Maulana Yusuf, Kolonel Infantri Yoyok Pramudia mengatakan, apel ini dilaksanakan dengan tujuan untuk kesiapan TNI dan Polri dalam rangka mengamankan instalasi strategis PT Pertamina (Persero).
Dijelaskan Yoyok, berdasarkan amanat Pangdam III/Siliwangi, bentuk pengamanan dilakukan untuk mencegah dan mengantisipasi dari berbagai jenis ancaman, baik ancaman fisik, ancaman non-fisik maupun serangan siber.
“Karena gangguan sekecil apapun di terminal Pertamina ini, dapat berdampak bagi stabilitas ekonomi nasional,” katanya.
Yoyok mengungkapkan, pihaknya akan mengerahkan personel untuk berjaga di kawasan Terminal dan kilang-kilang milik Pertamina.
“Agar kita bisa melakukan penanganan cepat, responsif, terukur dan tentu didukung oleh sinergitas kuat baik dengan kepolisian, BPBD maupun instansi lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Manager Security PT Pertamina International Shipping, Andreas Immanuel Mulianto menambahkan, dengan adanya apel kesiapsiagaan pengamanan ini, pihaknya merasa terbantu dan terlindungi dalam menjalankan tugas-tugas terkait supply energi nasional.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI, Polri dan instansi lainnya, karena dengan adanya penjagaan ini, kami bisa merasa aman dan nyaman dalam bekerja,” tambahnya.
Ia menilai, dengan adanya penjagaan ini, negara hadir dan memberikan jaminan keselamatan, terutama di Pertamina yang memang sangat membutuhkan penjagaan demi keamanan dan kenyamanan pekerja sehingga dapat menjamin keberlangsungan supply energi nasional.
“Penjagaan ini tidak hanya dilakukan di LPG Terminal Tanjung Sekong, tetapi juga di banyak fasilitas Pertamina lainnya,” pungkasnya.











