PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Yayasan Insan Mandiri melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kampung Kadudadap RT 03/RW 04, Desa Jiput, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, resmi beroperasi.
Program ini menjadi bagian dari implementasi program nasional makan bergizi gratis untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Peresmian dilakukan oleh Anggota DPRD Banten Fraksi Gerindra, Rifki Hermiansyah, serta dihadiri Forkopimcam Jiput dan tokoh masyarakat setempat.
Kepala SPPG Insan Mandiri, Ilham Fauzi mengatakan, dapur MBG ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemenuhan gizi siswa dan kelompok rentan di Jiput. Ada 2.359 penerima manfaat yang akan mendapatkan pasokan makanan bergizi setiap hari.
“Targetnya ada 26 sekolah dengan hampir 2.000 siswa di Kecamatan Jiput. Sisanya balita, ibu hamil, dan ibu menyusui dari Desa Sukamana dan Desa Jiput,” katanya, Minggu 7 Desember 2025.
Untuk menopang operasional program ini, pihaknya memberdayakan warga lokal. Total ada 50 tenaga kerja yang terlibat, terdiri dari 47 relawan dan 3 staf yang direkrut dari masyarakat sekitar.
Ilham menjelaskan mekanisme distribusi makanan terbagi menjadi dua jenis porsi, menyesuaikan kebutuhan gizi siswa.
“Porsi kecil untuk TK sampai kelas 3 SD, sementara porsi besar untuk kelas 4 SD hingga tingkat SMA,” terangnya.
Penyaluran ke balita serta ibu hamil dan menyusui dilakukan melalui kader posyandu. Para kader juga mendapatkan insentif dari operasional program.
“Yang mengambil dan mengembalikan wadah makanan itu kader posyandu. Kalau menu kering tidak perlu ada pengembalian wadah,” kata Ilham.
Jumlah balita serta ibu hamil dan menyusui yang mendapat layanan tercatat 359 orang.
Ilham menambahkan, penerapan standar operasional menjadi perhatian serius untuk mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) seperti keracunan makanan.
“Kami sudah lakukan pelatihan keamanan pangan untuk para relawan. Semua SOP dari Badan Gizi Nasional (BGN) akan kami terapkan mulai dari penerimaan bahan, pengolahan, sampai produksi,” tegasnya.
Saat ini di Kecamatan Jiput terdapat dua dapur MBG yang beroperasi. Ia berharap cakupan penerima manfaat bisa terus diperluas.
“Mudah-mudahan dapur ini menjadi contoh. Banyak warga yang belum menerima bantuan MBG, itu juga jadi target pemenuhan berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Aji Rahman Firdaus selaku mitra Yayasan Insan Fastabiqul Khairat menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan program MBG di Desa Jiput. Ia menyebut dapur tersebut menargetkan 2.539 penerima manfaat, mulai dari pelajar TK/PAUD, SD, SMP, SMA/SMK hingga balita dan ibu hamil di Kecamatan Jiput.
“Untuk menyukseskan program MBG, kami akan menyajikan bahan makanan berkualitas dan higienis agar program Presiden Prabowo ini berjalan sesuai harapan,” ujar Aji.
Selain meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, kata Aji, operasional dapur MBG juga memberdayakan warga sekitar sebagai tenaga kerja.
Ia berharap seluruh pihak dapat mendukung keberlanjutan program tersebut.
“Besar harapan kami semua bisa bersama mencerdaskan anak bangsa dan menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto,” tuturnya.
Editor: Abdul Rozak











