TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ajang Azarine DBL Dance Competition 2025 kembali menghadirkan berbagai tim dancer dengan karakter yang kuat, termasuk tim dari SMA Saint John’s School Tangerang Selatan.
Dua perwakilan mereka, Cia dan Rere, membagikan cerita mengenai persiapan emosional dan mental sebelum tampil di atas panggung.
Dalam wawancara singkat, Cia dan Rere mengungkapkan bahwa tim mereka punya cara unik namun sederhana untuk memulai performa dengan penuh energi.
“Untuk kita sih, kita suka kayak ayun-ayunkan tangan kita,” ujar Cia. Gerakan kecil ini, menurut mereka, membantu melepaskan ketegangan dan membuat tubuh lebih siap untuk koreografi yang energik.
Tak hanya itu, mereka juga punya kebiasaan lain yang cukup menarik. “Terus pastinya minum Red Bull, energy drink,” tambah Rere sambil tertawa. Bagi mereka, minuman energi itu membantu menambah fokus dan stamina jelang tampil.
Selain persiapan fisik, tim dancer Saint John’s juga menekankan pentingnya kondisi mental. Menurut Cia dan Rere, salah satu hal yang sering membuat peserta tidak stabil adalah perasaan minder ketika melihat performa tim lain.
“Jangan mood-nya ke bawah karena melihat other team. Jadi kita pasti aja percaya sama diri, terus keep it up gitu,” ujar mereka.
Kepercayaan diri dan solidaritas menjadi kunci agar performa yang dibawakan tetap maksimal tanpa terpengaruh tekanan kompetisi.
Dengan rutinitas persiapan yang santai tetapi efektif, tim dancer Saint John’s School berharap bisa menampilkan performa terbaik mereka di panggung DBL Dance Competition 2025.
Semangat positif dan rasa percaya diri ini menjadi modal penting mereka di tengah ketatnya persaingan.
Penulis: Iksan
Editor Daru











