CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kota Cilegon dikepung banjir akibat hujan deras disertai angin kencang sejak Jumat 2 Januari 2025 hingga Sabtu 3 Januari 2025.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon mencatat sejumlah wilayah di tiga kecamatan terdampak genangan air.
Kepala BPBD Kota Cilegon, Suhendi, menyatakan banjir dipicu curah hujan tinggi merata di seluruh kota, diperparah angin kencang yang membuat genangan di beberapa titik semakin parah.
“Wilayah terdampak banjir akibat hujan intensitas tinggi dan angin berada di beberapa kecamatan,” ujar Suhendi, Sabtu 3 Januari 2025.
Di Kecamatan Ciwandan, banjir melanda Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kelurahan Kepuh, Jalan Raya Kelurahan Tegalratu tepat di depan Koramil, serta Lingkungan Penauan, Kelurahan Kubangsari. Genangan air sempat mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga.
Sementara di Kecamatan Cibeber, sejumlah permukiman terendam banjir, termasuk Lingkungan Sambirata, Perumahan PCI Blok D, E, dan F, serta Perumahan Griya Praja Mandiri, kompleks perumahan Pemda.
Di Kecamatan Jombang, banjir dilaporkan terjadi di Lingkungan Keranggot, Kelurahan Sukmajaya. Debit air masuk ke jalan dan permukiman warga sehingga dilakukan evakuasi sebagai langkah antisipasi.
BPBD Kota Cilegon telah mengambil sejumlah langkah penanganan darurat, mulai dari asesmen lokasi terdampak hingga evakuasi warga di titik rawan.
“Kami lakukan asesmen, evakuasi warga, serta koordinasi dengan TNI, Polri, dan dinas terkait, termasuk Dinas Sosial untuk membuka dapur umum,” jelas Suhendi. Koordinasi lintas sektor ini bertujuan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan mempercepat penanganan di lapangan.
BPBD Kota Cilegon mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan karena kondisi cuaca masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Editor: Mastur Huda











