KOTA TANGERANG SELATAN, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memberikan dukungan nyata kepada keluarga korban bullying di SMP Negeri 19 Tangerang Selatan. Salah satunya dengan merekrut kakak kandung korban untuk bekerja di lingkungan Pemkot sebagai bentuk perhatian sosial dan dukungan terhadap pemulihan keluarga korban.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot untuk hadir secara menyeluruh dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak, tidak hanya dari sisi hukum, tetapi juga aspek sosial dan kemanusiaan.
“Kami ingin memastikan keluarga korban tetap mendapatkan dukungan. Selain pendampingan psikologis, kami juga memberikan kesempatan kerja agar keluarga memiliki ketahanan ekonomi dan harapan baru,” ujar Benyamin, Kamis, 1 Januari 2025.
Diketahui, kakak korban baru saja menyelesaikan pendidikan di SMK jurusan administrasi perkantoran. Berdasarkan kompetensi yang dimiliki dan kebutuhan tenaga pendukung di lingkungan Pemkot Tangsel, yang bersangkutan akan mulai bekerja pada Januari mendatang.
Selain dukungan ketenagakerjaan, Pemkot Tangsel juga memberikan pendampingan psikologis kepada korban bullying beserta keluarga, termasuk orang tua dan saudara kandung.
“Pendampingan ini dilakukan untuk membantu proses pemulihan mental akibat peristiwa yang dialami,” jelas Benyamin.
Benyamin menegaskan, Pemkot juga memastikan hak-hak korban tetap terpenuhi, khususnya terkait keberlanjutan pendidikan dan perlindungan anak. Koordinasi intensif dilakukan bersama kepolisian, pihak sekolah, serta instansi terkait agar penanganan kasus berjalan komprehensif dan berkeadilan.
“Anak-anak harus kita lindungi bersama. Pemerintah tidak boleh abai, dan kami pastikan negara hadir untuk memberikan rasa aman serta keadilan bagi korban dan keluarganya,” tegasnya.
Editor: Mastur Huda











