LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID — Seekor ular sanca berukuran besar masuk ke permukiman warga di Kampung Pasir Kembang, Desa Kujangsari, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Sabtu, 10 Januari 2026. Kemunculan reptil tersebut membuat warga sekitar resah karena berada dekat kandang ternak.
Warga menemukan ular sanca itu di dalam kandang ayam milik seorang ustaz bernama Haris sekitar pukul 07.00 WIB. Ular tersebut memiliki panjang sekitar 4 hingga 5 meter dengan berat diperkirakan mencapai 20 kilogram.
Saat warga menemukan ular tersebut, reptil itu diketahui telah memangsa satu ekor ayam. Selain itu, warga menemukan satu ekor ayam lain dalam kondisi mati di dalam kandang yang sama, diduga akibat serangan ular sanca tersebut.
Ketua RW setempat, Udin (49), menjelaskan ular pertama kali diketahui saat pemilik kandang hendak memberi pakan ternak. Ketika pintu kandang dibuka, ular terlihat melingkar dengan kondisi perut membesar.
“Pas kandang dibuka, ular itu sudah ada di dalam dan melingkar. Ukurannya besar sekali, perkiraan saya sekitar empat meter,” ujar Udin kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 11 Januari 2026.
Menurut Udin, posisi kandang ayam tersebut berdekatan dengan kandang kambing milik warga lain. Oleh karena itu, keberadaan ular sanca berukuran besar dinilai cukup membahayakan lingkungan sekitar.
Ia mengaku terkejut karena baru kali ini menemukan ular sanca berukuran besar masuk ke permukiman dalam beberapa tahun terakhir. Meski warga kerap melihat ular muncul di sekitar kampung, ukuran sebesar itu dinilai tidak biasa.
“Saya kaget sekali. Sekarang memang sering terlihat ular masuk kampung, tapi yang sebesar ini benar-benar baru,” katanya.
Lebih lanjut, Udin menyebut warga sebelumnya beberapa kali melihat ular masuk ke permukiman, namun tidak pernah berhasil menangkapnya. Bahkan, sebagian warga menduga ular yang pernah muncul sebelumnya berukuran lebih besar.
Ia pun mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar kandang ternak dan area semak-semak.
“Saya menyarankan warga supaya lebih berhati-hati karena akhir-akhir ini sering terjadi pertemuan antara ular dan warga,” pungkasnya.
Hingga kini, warga Kampung Pasir Kembang masih meningkatkan kewaspadaan dan diminta segera melapor kepada aparat setempat apabila kembali menemukan ular masuk ke area permukiman.
Reporter: Nurandi
Editor: Aas Arbi











