• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Lebak

Hujan Berkepanjangan, Petani Cabai Lebak Terancam Gagal Panen

Nurandi by Nurandi
Selasa, 20 Januari 2026 17:01
in Lebak
0
Hujan Berkepanjangan, Petani Cabai Lebak Terancam Gagal Panen
0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID– Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Lebak dalam beberapa pekan terakhir membawa dampak serius bagi sektor pertanian. Hujan dengan intensitas tinggi yang turun tanpa jeda menyebabkan tanaman cabai milik petani mengalami kerusakan parah hingga terancam gagal panen.

Salah satu wilayah terdampak berada di Kampung Jatimulya, Desa Bojong Leles, Kecamatan Cibadak. Di daerah ini, tanaman cabai yang hampir memasuki masa panen justru membusuk akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

Petani cabai setempat, Badrudin (58), mengaku sekitar 1.500 batang cabai yang ditanam di lahan seluas satu hektare mengalami kerusakan. Buah cabai membusuk di pohon dan tidak layak jual karena terserang penyakit akibat curah hujan tinggi.

“Ini namanya patek, buahnya busuk semua. Kurang hasil, jelas rugi,” ujar Badrudin saat berada di kebunnya, Selasa 20 Januari 2026.

Menurutnya, kerusakan tanaman mulai terjadi sejak satu bulan terakhir, bersamaan dengan perubahan cuaca ekstrem. Kondisi kemarau yang tiba-tiba berganti hujan berkepanjangan menjadi faktor utama rusaknya tanaman cabai tersebut.

“Awalnya kemarau, terus hujan terus enggak berhenti. Akhirnya begini semua,” katanya.

Akibat kondisi tersebut, Badrudin memperkirakan sekitar 80 persen tanaman cabainya gagal panen. Kerugian yang ditanggung tidak sedikit, mencapai sekitar Rp20 juta dari biaya bibit, pupuk, perawatan, hingga tenaga kerja.

“Kalau yang begini mah enggak bisa dijual. Paling yang masih bagus sedikit disortir, Tapi kebanyakan busuk,” ungkapnya.

Ia menyebut, hingga kini belum ada bantuan atau pendampingan dari pihak terkait. Badrudin berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat segera turun tangan memberikan solusi dan bantuan agar petani tidak terus dirugikan akibat cuaca ekstrem.

“Harapannya ada bantuan dari pemerintah. Soalnya sampai sekarang belum ada yang datang ke sini,” pungkasnya.

Editor: Bayu Mulyana

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Wali Kota Serang Sebut Pengumpulan Zakat ASN Hanya Berlaku untuk PNS

Next Post

Percepat Huntap Lebak Gedong, DPRD Banten Kawal Sinkronisasi Anggaran Pusat dan Daerah

Next Post
Percepat Huntap Lebak Gedong, DPRD Banten Kawal Sinkronisasi Anggaran Pusat dan Daerah

Percepat Huntap Lebak Gedong, DPRD Banten Kawal Sinkronisasi Anggaran Pusat dan Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kejar Penetapan Tersangka, Pemeriksaan Saksi Kasus Dugaan Korupsi PKBM Gunungsari Dikebut

by Fahmi
Minggu, 16 Agustus 2026 21:23
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Penyidik Tipikor Satreskrim Polresta Serang Kota mempercepat pemeriksaan saksi kasus dugaan korupsi di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat...

Ribuan Pemuda Arak Merah Putih 81 Meter di Kota Tangerang

by Syaiful Adha
Minggu, 16 Agustus 2026 21:20
0

KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Ribuan pemuda dari berbagai wilayah di Provinsi Banten mengarak Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter di Kota Tangerang,...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.