slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Lebak

Hujan Berkepanjangan, Petani Cabai Lebak Terancam Gagal Panen

Nurandi by Nurandi
20-01-2026 17:01:17
in Lebak
Hujan Berkepanjangan, Petani Cabai Lebak Terancam Gagal Panen
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID– Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Lebak dalam beberapa pekan terakhir membawa dampak serius bagi sektor pertanian. Hujan dengan intensitas tinggi yang turun tanpa jeda menyebabkan tanaman cabai milik petani mengalami kerusakan parah hingga terancam gagal panen.

Salah satu wilayah terdampak berada di Kampung Jatimulya, Desa Bojong Leles, Kecamatan Cibadak. Di daerah ini, tanaman cabai yang hampir memasuki masa panen justru membusuk akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

Baca Juga :

Mengapa Pemerintah Daerah Harus Mengelola “Ilmu Titipan”?

Tragis! Warga Pandeglang Tewas Diduga Diterkam Buaya di Pulau Peucang

Tim Sepak Bola Putri Tangsel Wakili Indonesia di Turnamen Internasional di Swedia

Pemkot Tangsel Pastikan Seluruh Kendaraan Dinas Tercatat sebagai Aset Daerah

Petani cabai setempat, Badrudin (58), mengaku sekitar 1.500 batang cabai yang ditanam di lahan seluas satu hektare mengalami kerusakan. Buah cabai membusuk di pohon dan tidak layak jual karena terserang penyakit akibat curah hujan tinggi.

“Ini namanya patek, buahnya busuk semua. Kurang hasil, jelas rugi,” ujar Badrudin saat berada di kebunnya, Selasa 20 Januari 2026.

Menurutnya, kerusakan tanaman mulai terjadi sejak satu bulan terakhir, bersamaan dengan perubahan cuaca ekstrem. Kondisi kemarau yang tiba-tiba berganti hujan berkepanjangan menjadi faktor utama rusaknya tanaman cabai tersebut.

“Awalnya kemarau, terus hujan terus enggak berhenti. Akhirnya begini semua,” katanya.

Akibat kondisi tersebut, Badrudin memperkirakan sekitar 80 persen tanaman cabainya gagal panen. Kerugian yang ditanggung tidak sedikit, mencapai sekitar Rp20 juta dari biaya bibit, pupuk, perawatan, hingga tenaga kerja.

“Kalau yang begini mah enggak bisa dijual. Paling yang masih bagus sedikit disortir, Tapi kebanyakan busuk,” ungkapnya.

Ia menyebut, hingga kini belum ada bantuan atau pendampingan dari pihak terkait. Badrudin berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat segera turun tangan memberikan solusi dan bantuan agar petani tidak terus dirugikan akibat cuaca ekstrem.

“Harapannya ada bantuan dari pemerintah. Soalnya sampai sekarang belum ada yang datang ke sini,” pungkasnya.

Editor: Bayu Mulyana

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Wali Kota Serang Sebut Pengumpulan Zakat ASN Hanya Berlaku untuk PNS

Next Post

Percepat Huntap Lebak Gedong, DPRD Banten Kawal Sinkronisasi Anggaran Pusat dan Daerah

Related Posts

Mengapa Pemerintah Daerah Harus Mengelola “Ilmu Titipan”?
Wacana Publik

Mengapa Pemerintah Daerah Harus Mengelola “Ilmu Titipan”?

by Redaksi
Senin, 29 Juni 2026 14:04

Penulis : Santosa, ASN di Lembaga Administrasi Negara Pernahkah kita mendengar kalimat, "Tunggu Pak A masuk dulu, beliau yang paling...

Read moreDetails

Tragis! Warga Pandeglang Tewas Diduga Diterkam Buaya di Pulau Peucang

Tim Sepak Bola Putri Tangsel Wakili Indonesia di Turnamen Internasional di Swedia

Pemkot Tangsel Pastikan Seluruh Kendaraan Dinas Tercatat sebagai Aset Daerah

Budaya Fast Content: Mengapa Generasi Sekarang Sulit Menikmati Sesuatu dalam Waktu Lama?

Polda Banten Ungkap 212 Kasus Pencurian Selama Semester I 2026, Amankan 290 Tersangka

Status Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten Tinggal Menunggu Kepastian Hukum

Menteri Koperasi Dorong Pengembangan Koperasi Pondok Pesantren di Pandeglang

Atlet Pencak Silat MAN 1 Lebak Sabet 6 Gelar Juara pada Kejuaraan Tingkat Kabupaten Lebak 2026

Kuasa Hukum PT Molex Ayus Nilai Pemblokiran Gerbang saat Mogok Kerja Langgar Aturan

Next Post
Percepat Huntap Lebak Gedong, DPRD Banten Kawal Sinkronisasi Anggaran Pusat dan Daerah

Percepat Huntap Lebak Gedong, DPRD Banten Kawal Sinkronisasi Anggaran Pusat dan Daerah

Segel Dibuka, Siswa SDN Gerendong 1 Kembali Bisa Belajar

Segel Dibuka, Siswa-Siswi SDN Gerendong 1 Kembali Bisa Belajar

KKMP Kelurahan Dadap Kosambi Bisa Berikan Kontribusi Bagi Perekonomian Lokal

Bupati Tangerang Minta KKMP Kelurahan Dadap Bisa Berikan Kontribusi Bagi Perekonomian Lokal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Mengapa Pemerintah Daerah Harus Mengelola “Ilmu Titipan”?

Mengapa Pemerintah Daerah Harus Mengelola “Ilmu Titipan”?

Senin, 29 Juni 2026 14:04
Tragis! Warga Pandeglang Tewas Diduga Diterkam Buaya di Pulau Peucang

Tragis! Warga Pandeglang Tewas Diduga Diterkam Buaya di Pulau Peucang

Senin, 29 Juni 2026 14:03
Tim Sepak Bola Putri Tangsel Wakili Indonesia di Turnamen Internasional di Swedia

Tim Sepak Bola Putri Tangsel Wakili Indonesia di Turnamen Internasional di Swedia

Senin, 29 Juni 2026 13:47
Pemkot Tangsel Pastikan Seluruh Kendaraan Dinas Tercatat sebagai Aset Daerah

Pemkot Tangsel Pastikan Seluruh Kendaraan Dinas Tercatat sebagai Aset Daerah

Senin, 29 Juni 2026 13:45
Budaya Fast Content: Mengapa Generasi Sekarang Sulit Menikmati Sesuatu dalam Waktu Lama?

Budaya Fast Content: Mengapa Generasi Sekarang Sulit Menikmati Sesuatu dalam Waktu Lama?

Senin, 29 Juni 2026 13:18
Polda Banten Ungkap 212 Kasus Pencurian Selama Semester I 2026, Amankan 290 Tersangka

Polda Banten Ungkap 212 Kasus Pencurian Selama Semester I 2026, Amankan 290 Tersangka

Senin, 29 Juni 2026 13:03
Mengapa Pemerintah Daerah Harus Mengelola “Ilmu Titipan”?

Mengapa Pemerintah Daerah Harus Mengelola “Ilmu Titipan”?

Senin, 29 Juni 2026 14:04
Tragis! Warga Pandeglang Tewas Diduga Diterkam Buaya di Pulau Peucang

Tragis! Warga Pandeglang Tewas Diduga Diterkam Buaya di Pulau Peucang

Senin, 29 Juni 2026 14:03
Tim Sepak Bola Putri Tangsel Wakili Indonesia di Turnamen Internasional di Swedia

Tim Sepak Bola Putri Tangsel Wakili Indonesia di Turnamen Internasional di Swedia

Senin, 29 Juni 2026 13:47
Pemkot Tangsel Pastikan Seluruh Kendaraan Dinas Tercatat sebagai Aset Daerah

Pemkot Tangsel Pastikan Seluruh Kendaraan Dinas Tercatat sebagai Aset Daerah

Senin, 29 Juni 2026 13:45
Budaya Fast Content: Mengapa Generasi Sekarang Sulit Menikmati Sesuatu dalam Waktu Lama?

Budaya Fast Content: Mengapa Generasi Sekarang Sulit Menikmati Sesuatu dalam Waktu Lama?

Senin, 29 Juni 2026 13:18
Polda Banten Ungkap 212 Kasus Pencurian Selama Semester I 2026, Amankan 290 Tersangka

Polda Banten Ungkap 212 Kasus Pencurian Selama Semester I 2026, Amankan 290 Tersangka

Senin, 29 Juni 2026 13:03

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Mengapa Pemerintah Daerah Harus Mengelola “Ilmu Titipan”?

Mengapa Pemerintah Daerah Harus Mengelola “Ilmu Titipan”?

by Redaksi
Senin, 29 Juni 2026 14:04

Penulis : Santosa, ASN di Lembaga Administrasi Negara Pernahkah kita mendengar kalimat, "Tunggu Pak A masuk dulu, beliau yang paling...

Tragis! Warga Pandeglang Tewas Diduga Diterkam Buaya di Pulau Peucang

Tragis! Warga Pandeglang Tewas Diduga Diterkam Buaya di Pulau Peucang

by Purnama Irawan
Senin, 29 Juni 2026 14:03

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seorang warga Kampung Tamanjaya, RT 002 RW 001, Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, bernama Yoga (37),...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak