slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Kabupaten Serang

BNPB Sebut ada 2 Skema Relokasi Warga Terdampak Longsor Gunung Kaupas

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
21-01-2026 15:35:29
in Kabupaten Serang
relokasi

Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas saat menerima perwakilan dari BNPB

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan ada dua skema relokasi yang bisa dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang apabila ingin merelokasi warga yang tinggal di Kampung Cibodas.

Diketahui, Kampung Cibodas, Desa Kaduberem, Kecamatan Padarincang merupakan salah satu kampung yang sangat rawan terdampak akibat longsoran Gunung Kaupas, karena berada di lereng gunung.

Baca Juga :

Trauma Longsor Gunung Kaupas, 86 KK Padarincang Masih Tinggal di Pengungsian

Pemkab Serang Bakal Relokasi Warga Cibodas Terdampak Longsoran Gunung Kaupas

Pemkab Serang Bakal Panggil Ahli untuk Analisis Potensi Longsor di Padarincang

Bupati Serang Minta Warga Tetap Bertahan di Pengungsian Sampai Kondisi Aman

Tercatat, berdasarkan data yang diterima, ada sekitar 312 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Kampung Cibodas.

Ada dua skema yang bisa dilakukan untuk melakukan relokasi warga terdampak, mulai dari relokasi tersentral hingga relokasi secara mandiri.

Hal itu disampaikan Direktur Dukungan Sumberdaya Darurat pada BNPB, Agus Rianto pada saat menyerahkan bantuan ke Pemkab Serang.

“Untuk relokasi, tim akan asesmen ke lapangan. Nanti ditentukan apakah memang relokasi yang dilakukan tersentral dalam satu hamparan, ataupun mandiri juga bisa,” katanya, Rabu 21 Januari 2026.

Ia mengatakan, akan berkoordinasi dengan kementerian perumahan dan pemukiman maupun kementerian dan PKB untuk membahas soal relokasi.

Ia mengatakan, apabila ada masyarakat yang memiliki lahan sendiri dan lokasinya aman, maka lahan tersebut juga bisa dibangunkan oleh pemerintah untuk dibangunkan rumahnya.

“Mandiri itu artinya masyarakat memiliki lahan sendiri yang aman dari bencana, itu juga bisa dilakukan pembangunan,” ujarnya.

Ia mengatakan, apabila ingin relokasi secara tersentral, maka Pemkab Serang harus menyediakan lahan yang cukup yang nantinya akan dibangunkan rumah.

“Lahan ini bisa milik Pemda, bisa juga bekerjasama dengan Perhutani, ini sudah lazim dilakukan,” tegasnya.

Ia mengatakan, berdasarkan laporan dari Bupati Serang, jika intensitas bencana yang terjadi di Kabupaten Serang cukup lengkap, mulai dari banjir, longsor hingga cuaca ekstrem.

“Respon kami tentunya pemerintah pusat harus hadir di setiap wilayah di tengah ancaman yang besar karena memasuki puncak musim hujan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas mengatakan, ada sejumlah bantuan yang diberikan kepada Pemkab Serang dari BNPB. Bantuan tersebut berupa peralatan makan, perahu dan lain sebagainya.

“Ini bantuan tahap awal untuk penanganan bencana di Kabupaten Serang, ada prahu, peralatan makanan, Alkon, nilainya kurang lebih Rp500 juta,” katanya.

Ia mengatakan, untuk penanganan bencana di Kabupaten Serang khususnya banjir dan tanah longsor nantinya akan dilakukan asesmen lanjutan agar nantinya penanganannya bisa dilakukan dengan maksimal.

“Mana nanti yang bisa ditangani sinergi dengan provinsi dan pusat. Harapannya, kita Pemkab Serang bisa melakukan gerak cepat merespon semua potensi sedang terjadi di Kabupaten Serang,” ujarnya.

Untuk rencana relokasi bagi warga Kaduberem, Kecamatan Padarincang, pihaknya masih menunggu hasil kajian dari badan vulkanologi apakah potensi pergerakan tanah berlanjut ataupun tidak.

“Kalau misalkan kira-kira ada potensi lanjutan, kita akan berkonsultasi nanti dengan provinsi dan pusat untuk melakukan relokasi. Jumlah KK nya ada sebanyak 312,” pungkasnya.

Editor Daru

Tags: bnpdDesa KaduberemKabupaten Serang Pemkab seranglongsor Gunung Kaupasrelokasi wargaskema relokasi
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

2 Pemda Bakal Segera Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Next Post

21 Kepala Sekolah Resmi Dilantik, Ini Pesan Wakil Wali Kota Cilegon

Related Posts

Trauma Longsor Gunung Kaupas
Berita Utama

Trauma Longsor Gunung Kaupas, 86 KK Padarincang Masih Tinggal di Pengungsian

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 21 Januari 2026 05:13

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Sebanyak 86 Kepala Keluarga (KK) warga Kampung Cibodas, Desa Kaduberem, Kecamatan Padarincang masih memilih untuk tinggal di lokasi pengungsian....

Read moreDetails

Pemkab Serang Bakal Relokasi Warga Cibodas Terdampak Longsoran Gunung Kaupas

Pemkab Serang Bakal Panggil Ahli untuk Analisis Potensi Longsor di Padarincang

Bupati Serang Minta Warga Tetap Bertahan di Pengungsian Sampai Kondisi Aman

KLH Musnahkan Udang Terkontaminasi Cesium-137

Wabup Serang Najib Hamas Minta 4 Warga Cikande Terpapar Radiasi Cs-137 Diberi Pendampingan Psikologis

Warga Cikande Direlokasi Akibat Radiasi Cs-137, Diberi Bantuan Uang Saku hingga Kebutuhan Sehari-hari

4 Warga Cikande Terpapar Radiasi Cesium-137

8 KK Warga Cikande Direlokasi, Jalani Pengecekan Kesehatan di Puskesmas

Bertahap, Warga Cikande dan Kibin di Zona Merah Radiasi Cs-137 Mulai Direlokasi

Next Post
Wakil Walikota Cilegon

21 Kepala Sekolah Resmi Dilantik, Ini Pesan Wakil Wali Kota Cilegon

Sekda Banten

Sekda Banten Didapuk Jadi Komisaris Bank Banten

Isra Mi'raj

Peringati Isra Mi’raj, Bupati Maesyal Ajak ASN Perkuat Disiplin dan Ukhuwah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Selasa, 9 Juni 2026 18:32
Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Selasa, 9 Juni 2026 18:25
Dishub Kabupaten Serang: Segera Realisasikan Pelebaran Jalan Bojonegara-Pulo Ampel

Dishub Kabupaten Serang: Segera Realisasikan Pelebaran Jalan Bojonegara-Pulo Ampel

Selasa, 9 Juni 2026 18:03
Main PlayStation Saat Jam Kerja, Sekretaris dan Kasubag Kecamatan Mauk Disanksi Disiplin

Main PlayStation Saat Jam Kerja, Sekretaris dan Kasubag Kecamatan Mauk Disanksi Disiplin

Selasa, 9 Juni 2026 17:52
APJII Banten Minta Pemkot Cilegon Jamin Kepastian Investasi Fiber Optik

APJII Banten Minta Pemkot Cilegon Jamin Kepastian Investasi Fiber Optik

Selasa, 9 Juni 2026 17:44
Bupati Serang Takziyah ke Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Bojonegara

Bupati Serang Takziyah ke Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Bojonegara

Selasa, 9 Juni 2026 17:35
Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Selasa, 9 Juni 2026 18:32
Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Selasa, 9 Juni 2026 18:25
Dishub Kabupaten Serang: Segera Realisasikan Pelebaran Jalan Bojonegara-Pulo Ampel

Dishub Kabupaten Serang: Segera Realisasikan Pelebaran Jalan Bojonegara-Pulo Ampel

Selasa, 9 Juni 2026 18:03
Main PlayStation Saat Jam Kerja, Sekretaris dan Kasubag Kecamatan Mauk Disanksi Disiplin

Main PlayStation Saat Jam Kerja, Sekretaris dan Kasubag Kecamatan Mauk Disanksi Disiplin

Selasa, 9 Juni 2026 17:52
APJII Banten Minta Pemkot Cilegon Jamin Kepastian Investasi Fiber Optik

APJII Banten Minta Pemkot Cilegon Jamin Kepastian Investasi Fiber Optik

Selasa, 9 Juni 2026 17:44
Bupati Serang Takziyah ke Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Bojonegara

Bupati Serang Takziyah ke Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Bojonegara

Selasa, 9 Juni 2026 17:35

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Kemarau, DPRD Lebak Minta Pemkab Antisipasi Kekeringan dan Krisis Air Bersih

by Nurabidin
Selasa, 9 Juni 2026 18:32

Ketua DPRD Lebak, Juwita Wulandari.

Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Meninggal Dunia di Tanah Suci

by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 9 Juni 2026 18:25

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Serang, Abdul Hakim.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak