CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 21 kepala sekolah di Kota Cilegon resmi dilantik dan dikukuhkan, kegiatan pelantikan digelar di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cilegon, Rabu 21 Januari 2025.
Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, yang sekaligus menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan kepada para kepala sekolah.
Fajar mengatakan, pelantikan tersebut dilakukan atas nama Wali Kota Cilegon, sekaligus dirangkaikan dengan serah terima jabatan kepala sekolah di masing-masing satuan pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Fajar menekankan pentingnya peran kepala sekolah tidak hanya dalam membina siswa, tetapi juga menjaga dan membina para guru yang berada di bawah kepemimpinannya.
“Tadi saya sampaikan pesan agar kepala sekolah menjaga bukan hanya muridnya, tapi juga gurunya. Karena kepala sekolah punya tanggung jawab besar dalam pembinaan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar dunia pendidikan di Kota Cilegon terbebas dari berbagai bentuk kekerasan serta isu-isu negatif yang dapat mencederai lingkungan sekolah.
“Saya ingatkan juga agar pendidikan di Kota Cilegon terhindar dari kekerasan dan isu-isu yang tidak baik,” tegasnya.
Selain itu, Fajar meminta para kepala sekolah memberikan perhatian khusus kepada seluruh peserta didik, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.
“Anak-anak tidak hanya dituntut berprestasi, tapi anak-anak berkebutuhan khusus juga sangat penting untuk menjadi perhatian bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon, Heni Anita Susila, menjelaskan bahwa dari 21 kepala sekolah yang dilantik, terdiri atas 19 kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan dua kepala sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Total ada 21 kepala sekolah yang dikukuhkan dan diberikan SK oleh Pak Walikota, terdiri dari 19 SD dan dua SMP,” jelas Heni.
Ia menambahkan, saat ini masih terdapat dua sekolah yang dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah.
Selain itu, pada tahun 2026 mendatang diperkirakan akan ada kepala sekolah yang memasuki masa pensiun.
“Masih ada dua Plt, dan ke depan juga akan ada pensiun di 2026. Jadi kemungkinan akan ada rotasi dan promosi lagi,” pungkasnya.
Editor Daru











