SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bayang-bayang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menghantui peternak di Provinsi Banten menjelang bulan Ramadan. Puluhan hewan ternak dilaporkan terinfeksi di sejumlah wilayah, terutama di Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kabupaten Pandeglang.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten, drh. Ari Mardiana, mengungkapkan bahwa hingga kini tercatat sedikitnya 23 ekor sapi menunjukkan gejala PMK.
Sebaran kasus tersebut meliputi 11 ekor sapi di Kandang UNPAM Kota Serang, dua ekor di Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, enam ekor di wilayah Anyer, Kabupaten Serang, serta empat ekor lainnya di Kecamatan Cikaduan dan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang.
“Informasi sudah sampai ke kami. Pak Kadis juga sudah memberikan arahan agar segera berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk mengambil langkah cepat seperti isolasi dan pengobatan,” ujar Ari, Kamis, 5 Februari 2026.
Meski demikian, Ari memastikan seluruh ternak yang terjangkit saat ini masih dalam penanganan dan belum ada laporan kematian akibat PMK. Pihaknya juga tengah menelusuri asal-usul ternak yang terinfeksi.
“Kebanyakan yang terkena adalah sapi yang baru datang, biasanya untuk persiapan kurban. Tim kabupaten/kota sudah turun ke lapangan, dan tim provinsi juga ikut melakukan penanganan,” tambahnya.
Distan Banten juga memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak, khususnya yang masuk dari luar daerah, guna mencegah penyebaran penyakit lebih luas.*
Editor : Krisna Widi Aria











