TANGERANG, RADARBANTEN – Di tengah perkembangan teknologi dan tren game saat ini, usaha rental PS menjadi salah satu peluang usaha yang masih menarik untuk dijalankan.
Meskipun game mobile semakin populer, banyak orang tetap mencari pengalaman bermain PlayStation secara langsung, terutama untuk hiburan bersama teman.
Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, berikut cara memahami modal, potensi keuntungan, dan strategi usaha rental PS.
Estimasi Modal Usaha Rental PS
Sebelum memulai usaha rental PS, kamu harus menyiapkan modal yang cukup. Perlu dicatat bahwa estimasi biaya berikut hanyalah perkiraan karena harga dapat berbeda tergantung tempat pembelian, merek, dan kualitas barang.
Berikut perkiraan modal awal untuk membuka usaha rental PS dengan kapasitas enam pemain:
(Catatan: daftar rincian modal belum dicantumkan di naskah.)
Kamu bisa mengurangi anggaran dengan membeli perlengkapan secondhand. Namun, pastikan semua unit PlayStation asli dan dalam kondisi baik. Menyediakan konsol cadangan juga penting untuk menjaga layanan tetap berjalan saat ada kerusakan.
Melihat estimasi modal usaha rental PS, terlihat bahwa menyiapkan konsol, TV, controller, dan fasilitas pendukung lainnya membutuhkan perencanaan yang matang serta alokasi dana yang jelas.
Bila dana awal masih terbatas, KUR Syariah Pegadaian siap membantu menyediakan modal tanpa agunan yang pembiayaannya sudah sesuai fatwa Dewan Syariah Nasional MUI, sehingga persiapan usaha rental PS kamu tidak terhambat oleh masalah dana.
Peluang Keuntungan Rental PS
Jika kamu bertanya, apakah bisnis rental PS masih menjanjikan? Jawabannya, ya. Meskipun banyak game mobile populer, pengalaman bermain di konsol seperti PS4 dan PS5 tetap berbeda.
Banyak penggemar ingin merasakan kualitas grafis tinggi, kontrol yang presisi, serta bermain bersama teman dalam satu ruangan—hal yang sulit didapatkan lewat ponsel. Faktor inilah yang membuat bisnis rental PS tetap menarik.
Besaran omzet tergantung pada jumlah pelanggan, durasi sewa, dan jenis konsol yang kamu sediakan. Sebagai gambaran:
- Tarif sewa PS4: Rp8.000 per jam
- Tarif sewa PS5: Rp10.000 per jam
Jika 10 orang bermain selama dua jam per hari, omzet harian bisa mencapai Rp160.000–Rp200.000. Kamu juga bisa menyediakan paket sewa per 24 jam atau mingguan dengan tarif Rp100.000–Rp200.000, yang cocok untuk pelanggan tetap.
Selain pendapatan dari sewa konsol, omzet bisnis rental PS dapat ditingkatkan dengan menawarkan layanan tambahan seperti makanan dan minuman ringan, paket data, atau pulsa.
Dengan strategi ini, peluang keuntungan rental PS menjadi lebih maksimal dan berkelanjutan.
Baca juga: Rincian Modal Usaha Angkringan, Terjangkau untuk Pemula!
Tips Memulai Usaha Rental PS
Memulai usaha rental PS memang menarik, tetapi untuk sukses kamu perlu strategi yang matang. Berikut beberapa tips untuk memulainya:
1. Pilih Lokasi yang Tepat dan Strategis
Lokasi berpengaruh besar terhadap jumlah pengunjung. Jika targetmu anak-anak, pilih area permukiman padat atau dekat sekolah.
Untuk remaja dan mahasiswa, lokasi dekat kampus atau perumahan ramai adalah pilihan tepat. Selain itu, pastikan tempat mudah dijangkau dan memiliki visibilitas tinggi dari jalan utama.
2. Pahami Konsol dan Tren Game Terbaru
Pelajari karakteristik PS4 dan PS5, termasuk jenis game yang sedang populer. Menyediakan game original dan mengikuti tren akan membuat pelanggan puas. Jangan lupa untuk rutin memperbarui koleksi game agar pelanggan selalu menemukan hal baru saat datang.
3. Tentukan Paket Sewa dan Tarif yang Tepat
Hitung seluruh biaya operasional, termasuk listrik, internet, perawatan konsol, dan sewa tempat. Penting untuk menyesuaikan tarif dengan target pasar agar usaha tidak merugi, misalnya Rp8.000 per jam untuk PS4 atau Rp10.000 per jam untuk PS5.
Supaya lebih menarik pelanggan, kamu juga bisa membuat paket 24 jam atau mingguan untuk pelanggan tetap sehingga omzet lebih stabil.
4. Siapkan Koneksi Internet Cepat dan Stabil
Terutama untuk PS5, karena banyak game digital memerlukan unduhan online. Pastikan kamu memiliki router berkualitas dan bandwidth yang cukup untuk beberapa konsol sekaligus agar pengalaman bermain tidak terganggu.*
Editor : Krisna Widi Aria

