PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pandeglang menegaskan seluruh pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan pemerintah.
Wakil Ketua Satgas MBG Pandeglang, Doni Hermawan, mengatakan setiap dapur wajib memenuhi semua persyaratan, mulai dari standar kebersihan, pencantuman nilai gizi dalam menu, hingga prosedur pengolahan makanan yang sehat.
“Memang harus sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN), terutama terkait persyaratan dapur,” kata Doni, Rabu 25 Maret 2026.
Doni mengungkapkan, saat ini 12 dapur SPPG di Pandeglang disanksi penghentian sementara (suspend) oleh BGN karena belum memenuhi sejumlah ketentuan.
Kekurangan yang ditemukan antara lain kelengkapan peralatan, Standar Laik Sehat (SLHS), sertifikasi higienis, pemeriksaan kesehatan, serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Sebelumnya, Satgas MBG telah memberikan teguran dan evaluasi kepada dapur-dapur tersebut. Namun, pengelola dinilai tidak menindaklanjuti hasil evaluasi.
“Satgas sebenarnya sudah melakukan teguran dan evaluasi, tetapi tidak ditindaklanjuti oleh pihak dapur. Akhirnya, berdasarkan laporan kami, BGN mengeluarkan sanksi suspend terhadap 12 dapur tersebut,” ujarnya.
Doni menekankan, jumlah dapur yang disanksi bisa bertambah jika masih ditemukan pelanggaran serupa, termasuk soal kewajiban mencantumkan nilai gizi dan standar menu dalam penyajian makanan.
Satgas MBG mendorong seluruh pengelola dapur SPPG untuk segera melengkapi persyaratan agar tidak terkena sanksi yang dapat merugikan banyak pihak.
“Kalau masih tidak mematuhi, kami akan melaporkan ke BGN untuk ditindaklanjuti. Kewenangan pemberian sanksi ada di BGN, bukan di Satgas,” jelas Doni.
Satgas MBG Kabupaten Pandeglang akan terus melakukan monitoring dan evaluasi berkala untuk memastikan program MBG berjalan sesuai standar, memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, dan memastikan keamanan serta kualitas gizi makanan yang disajikan.
Editor Daru











