• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Utama

6 Strategi Menjual Perhiasan Emas agar Tidak Rugi

Mulyadi by Mulyadi
Selasa, 28 April 2026 06:14
in Utama
0
6 Strategi Menjual Perhiasan Emas agar Tidak Rugi
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Perhiasan emas sering dijadikan aset likuid yang mudah dijual saat membutuhkan dana cepat. Namun, penting untuk tidak hanya tahu cara membelinya, tapi juga harus mengerti strategi menjualnya agar harganya tetap optimal dan tidak merugi.

Agar bisa mendapatkan harga terbaik, kamu perlu melakukan strategi menjual perhiasan emas yang tepat. 

Dikutip dari Sahabat Pegadaian, berikut beberapa cara jual perhiasan emas agar tidak rugi:

1. Pantau harga jual emas.

Harga emas perhiasan berbeda dengan emas batangan. Harga jualnya dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti ongkos pembuatan, ketersediaan surat atau sertifikat, kondisi fisik perhiasan, tempat menjualnya

Selain itu, setiap toko emas memiliki standar buyback atau pembelian kembali yang berbeda. Kamu perlu melakukan riset mendalam mengenai potongan harga (cutting) yang ditetapkan toko agar tidak merugi. 

Harga jual perhiasan bisa mengikuti harga pasar atau harga buyback toko pada periode tertentu.

2. Pahami kadar dan harga jual emas.

Perhiasan memiliki kadar emas yang beragam, misalnya 18 atau 22 karat, bahkan ada yang kadarnya lebih rendah.

Kadar emas pada perhiasan juga memengaruhi harga jualnya sehingga kamu perlu melihat harga buyback harian.

3. Perhatikan jangka waktu pembelian dan penjualan.

Emas, baik batangan maupun perhiasan, idealnya merupakan investasi jangka panjang. Sebaiknya hindari menjual perhiasan segera setelah membelinya.

Pada bulan-bulan awal, mungkin akan dikenakan potongan ongkos pembuatan yang cukup besar. 

Dimana, waktu terbaik untuk menjual adalah setelah jangka waktu yang cukup (misalnya, dua tahun) atau saat harga pasar sedang tinggi.

4. Jaga kondisi fisik perhiasan.

Kerusakan, goresan kecil, atau perubahan warna dapat menurunkan harga jual perhiasan. Pastikan Kamu menyimpan dan merawat perhiasan emas dengan baik agar kondisinya tetap prima dan terlihat seperti baru.

5. Sertakan surat atau bukti pembelian asli.

Surat bukti pembelian sangat penting karena berisi informasi detail seperti kadar, berat, dan waktu pembelian. 

Kehilangan surat ini dapat menjadi faktor penentu turunnya harga jual. Pastikan surat tersebut tersimpan dengan aman.

6. Prioritaskan menjual ke toko pembelian awal.

Umumnya, toko tempat Kamu membeli perhiasan akan memberikan program buyback khusus konsumen dengan harga yang lebih menguntungkan. 

Namun, jika harga yang ditawarkan kurang menarik, Kamu bisa mempertimbangkan toko lain yang sudah kamu riset sebelumnya.

Editor: Agus Priwandono

Tags: Menjual Emasperhiasan emas
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Tinjau Gudang Bulog Warunggunung, Ali Zamroni Pastikan Stok Pangan Aman

Next Post

Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Tak Adil, Industri Otomotif Konvensional Terancam

Next Post
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Tak Adil, Industri Otomotif Konvensional Terancam

Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Tak Adil, Industri Otomotif Konvensional Terancam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

559 KK di Tangsel Terdampak Kekeringan

559 KK di Tangsel Terdampak Kekeringan, BPBD Terus Distribusikan Air

by Syaiful Adha
Kamis, 10 September 2026 20:53
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Sebanyak 559 kepala keluarga (KK) atau 2.446 jiwa di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terdampak kekeringan yang terjadi di...

Penambahan Anggaran

DPRD Kabupaten Serang Kawal Anggaran untuk Kebencanaan

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 10 September 2026 20:45
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Serang berkomitmen akan mengawal anggaran yang diusulkan oleh Badan Penanggunalangan Bencana Daerah (BPBD) untuk...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.