SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang merilis data terbaru terkait kondisi ketenagakerjaan di Ibu Kota Provinsi Banten.
Hingga April 2026, sebanyak 32 pekerja di Kota Serang tercatat mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Kepala Disnakertrans Kota Serang, Mochammad Poppy Nopriadi, mengatakan meski angka PHK mencapai puluhan orang di awal tahun, pihaknya memastikan tidak ada laporan terkait penunggakan gaji oleh perusahaan kepada karyawan.
“Sampai April 2026, data PHK mencapai 32 orang. Kami terus memantau setiap kasus untuk memastikan hak-hak pekerja terpenuhi sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Poppy, Jumat 1 Mei 2026.
Untuk menekan dampak PHK dan mencegah lonjakan pengangguran, Disnakertrans Kota Serang mengintensifkan berbagai langkah strategis.
Salah satunya dengan meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja agar mampu kembali terserap di pasar kerja, baik di dalam maupun luar negeri.
Program unggulan yang dijalankan meliputi pelatihan kompetensi seperti pelatihan bahasa, peningkatan soft skill, hingga penguatan hard skill.
Upaya ini dinilai penting untuk menghadapi tantangan dunia kerja, termasuk dampak otomatisasi industri.
“Kami memiliki berbagai pelatihan kompetensi, mulai dari bahasa, soft skill hingga hard skill. Ini penting agar tenaga kerja kita lebih adaptif dan kompetitif,” jelasnya.
Selain itu, Disnakertrans juga fokus pada penanganan pengangguran dari kalangan lulusan baru (fresh graduate).
Berbagai program seperti pemagangan dan penyebaran informasi lowongan kerja terus digencarkan guna menekan angka pengangguran terbuka di Kota Serang.
Pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Disnakertrans Kota Serang turut memperkuat koordinasi dengan serikat pekerja dan kalangan pengusaha.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas hubungan industrial serta mengantisipasi potensi konflik yang dipicu oleh isu kesejahteraan maupun tekanan ekonomi akibat fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Dengan berbagai langkah tersebut, pihaknya berharap kondisi ketenagakerjaan di Kota Serang tetap kondusif dan mampu menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
Editor: Abdul Rozak











