SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dari delapan kabupaten/kota di Banten, ada satu daerah yang realisasi investasinya setengah dari Provinsi Banten. Daerah itu yakni Kabupaten Tangerang.
Daerah yang dipimpin Bupati Maesyal Rasyid itu menjadi daerah dengan realisasi investasi terbesar di Provinsi Banten pada Triwulan I Tahun 2026. Nilainya mencapai Rp17,41 triliun atau hampir separuh dari total investasi Banten.
Di posisi kedua, ada Kota Tangerang mencatatkan investasi sebesar Rp5,45 triliun. Kemudian Kota Cilegon Rp4,30 triliun dan Kabupaten Serang Rp3,62 triliun.
Selanjutnya, Kota Tangerang Selatan berada di posisi kelima dengan capaian Rp2,47 triliun. Sementara itu, Kabupaten Lebak mencatat Rp0,58 triliun, Kota Serang Rp0,30 triliun, dan Kabupaten Pandeglang Rp0,23 triliun.
Kepala DPMPTSP Banten, Virgojanti menyebut dominasi wilayah Tangerang tidak terlepas dari kesiapan infrastruktur dan kawasan industri. “Kabupaten Tangerang masih menjadi magnet investasi karena terdapat kawasan industri yang berkembang dan akses infrastruktur yang memadai,” katanya.
Kata dia, dominasi Kabupaten Tangerang menunjukkan kawasan ini masih menjadi magnet utama investasi, terutama karena keberadaan kawasan industri dan infrastruktur yang relatif lengkap. Meski demikian, ia menegaskan pemerintah terus mendorong pemerataan investasi.
Ia mengungkapkan, investor luar negeri saat in sedang melirik wilayah selatan Banten. Daerah itu memiliki potensi wisata alam juga sektor hilirisasinya. “Kami terus berupaya mendorong investasi ke wilayah selatan seperti Lebak dan Pandeglang agar pertumbuhan ekonomi lebih merata,” jelasnya. Saat ini, pemerataan investasi ke wilayah selatan seperti Lebak dan Pandeglang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.
Editor : Rostinah










