SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Realisasi investasi di Provinsi Banten pada Triwulan I Tahun 2026 mencapai Rp34,4 triliun. Angka tersebut menempatkan Banten di posisi ketiga nasional, di bawah DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mendominasi investasi di Banten. Jumlahnya mencapai Rp23,33 triliun. Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp11,03 triliun. Total investasi itu berasal dari 33.932 proyek yang dilaporkan melalui Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).
“Kalau kita bandingkan YoY (Year-on-Year) terjadi peningkatan, itu tahun lalu Rp31,06 triliun. Artinya naik 10 persen lebih,” ujar Kepala DPMPTSP Banten, Virgojanti saat menyempaikan keterangan pers di kantornya, KP3B, Kota Serang, Rabu, 6 Mei 2026.
Virgojanti mengaku bersyukur atas capaian pada triwulan ini. Terlebih, PMDN mendominasi dengan presentase mencapai 62 persen dan 32 persen PMA. “Saya bersyukur PMDN meningkat. Kalau bisa modal asing berkolaborasi dengan usaha lokal, jadi ga murni modal asing. Tapi melalui kerjasama modal bersama, sehingga perusahaan lokal bisa hidup,” ungkapnya.
Jika mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, investasi Banten tahun 2026 ditargetkan mencapai Rp109,27 triliun. Sementara pemerintah pusat melalui Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI menetapkan target lebih tinggi, yakni Rp142,19 triliun.
Dengan capaian Rp34,4 triliun pada triwulan pertama, realisasi investasi Banten telah mencapai 31,48 persen dari target daerah dan 24,19 persen dari target nasional. Capaian ini menunjukkan tren positif investasi di Banten yang masih menjadi salah satu daerah tujuan utama investor di Indonesia.
Editor : Rostinah











