SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, lolos ke babak final Thailand Open 2026.
Di semifinal yang berlangsung, Sabtu, 16 Mei 2025, Leo/Daniel mengalahkan pasangan dari China, He Ji Yjng/Re Xiang Yu, dia gim langsung 21-15, 21-18.
Di final yang berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026, Leo/Daniel menghadapi unggulan pertama asal India, Satwiksairaj/Rannkredy.
Leo/Daniel menjadi satu-satunya asa Merah Putih untuk meraih gelar di turnamen BWF Super 500 itu.
Pasangan yang belum memiliki rangking dunia itu sempat menembus peringkat 10 besar dunia pada tahun 2023. Mereka dipisah setelah serangkain hasil buruk dan gagal lolos ke Olimpiade Paris 2024.
“Saya pasti senang banget bisa mencapai final sama Daniel lagi. Apresiasi dan salut untuk dia yang bisa langsung ke final di turnamen pertama setelah absen satu tahun, itu bagus banget,” ujjar Leo, dikutip Radarbanten.co.id dari pbsi.id.
Leo mengaku akan waspada pada laga final menghadapi ganda putra India dan akan menyiapkan strategi untuk meredam kecepatan mantan ganda putra no 1 dunia itu.
Apalagi, Leo/Daniel memiliki catatan buruk, yaitu belum pernah menang dalam 4 kali pertemuan mereka.
“Kami harus lebih waspada dari segala sisinya. Serangan mereka harus diantisipasi dengan kondisi lapangan yang rasanya setiap hari berbeda dari arah anginnya, shuttlecock-nya jadi kami harus terus siap.,” tukasnya.
Sementara itu, Daniel Marthin mengaku tidak menyangka akan sampai ke final Thailand Open 2026, apalagi Daniel sudah tak bermain satu tahun karena cedera.
“Tidak menyangka bisa ke final tapi bersyukur puji Tuhan. Hari ini kunci kemenangan kami bermain lebih fokus, tidak lengah dan terus antisipasi pola-pola permainan lawan. Dan terus berusaha untuk memainkan pola yang kami siapkan,” katanya.
Sebelum dipisah, Leo/Daniel sempat memenangkan medali emas SEA Games 2011. Leo/Daniel juga dua kali menjadi juara Indonesia Masters, Singapore Open, dan Thailand Masters.
Leo/Daniel sempat menembus peringkat 10 besar dunia pada tahun 2023.
Editor: Agus Priwandono









