KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, membandingkan biaya pendidikan di MAN Insan Cendekia Serpong dengan sekolah internasional lain yang memiliki Program International Baccalaureate (IB).
Menurut Nasaruddin, MAN Insan Cendekia Serpong mampu menghadirkan pendidikan bertaraf internasional dengan biaya jauh lebih terjangkau dibanding sekolah IB lainnya.
“Kita kurang lebih hanya Rp 49 juta per tahun, bandingkan di IB yang lain di atas Rp 500 juta per tahun, bahkan ada Rp 600 juta per tahun,” ujarnya saat menghadiri kegiatan Penguatan Madrasah Mendunia dan Penyerahan Sertifikat IB Programme di MAN Insan Cendekia Serpong, Kota Tangsel, Jumat, 22 Mei 2026.
Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa madrasah di Indonesia mampu bersaing secara global tanpa membebani masyarakat dengan biaya pendidikan yang terlalu tinggi.
“Jadi kita di sini murah, tapi juga prestasinya luar biasa,” katanya.
Nasaruddin menjelaskan, keberhasilan MAN Insan Cendekia Serpong memperoleh Sertifikat International Baccalaureate Programme merupakan pencapaian besar karena proses mendapatkan pengakuan internasional tersebut tidak mudah.
“Berada di Indonesia tidak gampang untuk menjadi IB. Jadi nanti kalau anak-anak kita lulus di sini ada sertifikat IB-nya, dia mau pilih perguruan di manapun di seluruh dunia itu bisa langsung masuk,” ucapnya.
Selain unggul secara akademik, Menag menegaskan MAN Insan Cendekia Serpong juga tetap memperkuat pendidikan karakter dan keagamaan bagi para siswa.
“Di sini ada keharusan juga menghafal Al-Qur’an. Jadi selain nanti bisa menjadi ilmuwan, dia juga bisa menjadi imam,” tuturnya.
Ia menyebut Kementerian Agama saat ini memiliki 24 MAN Insan Cendekia di berbagai daerah dan ke depan akan terus diperkuat agar mampu sejajar dengan MAN Insan Cendekia Serpong.
Menurut Nasaruddin, sejumlah madrasah di Indonesia juga terus menorehkan prestasi nasional, termasuk dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN).
“Ini membuktikan bahwa madrasah itu ternyata memang belum tertandingi oleh sekolah manapun,” tegasnya.
Kegiatan Penguatan Madrasah Mendunia tersebut merupakan bagian dari transformasi pendidikan Islam menuju madrasah unggul berstandar global yang digelar Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama.
Selain penyerahan simbolik Sertifikat IB, acara juga diisi school tour, dialog bersama siswa, hingga konferensi pers.
Editor: Agus Priwandono











