TANGERANG, RADARBANTEN .CO.ID– Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyebut bahwa perawat memiliki peran strategis sebagai garda terdepan yang mendampingi tenaga kesehatan lainnya dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di fasilitas kesehatan maupun rumah sakit.
Hal tersebut dia sampaikan saat membuka Pekan Olahraga Perawat (POP) Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Banten Tahun 2026 di Sport Club Citra Raya, Sabtu 20 Juni 2026.
“Perawat adalah salah satu pilar utama dalam bidang pelayanan kesehatan. Bukan hanya dokter yang memberikan kontribusi besar terhadap kesehatan masyarakat, namun perawat juga memiliki peran yang sangat luar biasa,” kata Maesyal di lokasi.
Dia juga menyambut baik pelaksanaan POP PPNI Banten yang tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi antarperawat, tetapi juga sarana menjaga kebugaran dan kesehatan tenaga kesehatan di tengah padatnya aktivitas pelayanan.
Menurut Maesyal, kondisi fisik yang prima sangat diperlukan agar perawat dapat menjalankan tugas secara optimal dalam melayani pasien. Karena itu, kegiatan olahraga dinilai penting untuk mendukung kualitas pelayanan kesehatan.
Maesyal juga mengapresiasi kepada DPW PPNI Banten yang telah memilih Kabupaten Tangerang sebagai tuan rumah penyelenggaraan POP ke-2 tingkat Provinsi Banten.
Iya berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kebugaran sekaligus menyalurkan bakat dan prestasi para perawat.
“Selamat bertanding yah, junjung tinggi sportivitas,”pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana POP ke-2 Provinsi Banten, Nurhabibi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut mempertandingkan delapan cabang lomba, yakni futsal, tenis meja, bulu tangkis, catur, PPNI Got Talent, paduan suara, serta lomba Bantuan Hidup Dasar dan Resusitasi Jantung Paru (RJP).
Ia mengungkapkan, kompetisi tahun ini diikuti sekitar 326 atlet yang merupakan perwakilan dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten. Total peserta dan pendukung yang hadir mencapai sekitar 500 orang.
“Kompetisi antarperawat tahun ini diikuti kurang lebih 326 atlet dari delapan kabupaten/kota se-Banten, dengan total kehadiran sekitar 500 orang,” kata Nurhabibi mengakhiri.
Reporter: Mulyadi
Editor; Agung S Pambudi











