RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Peserta Lomba Video Konten Literasi Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 pada Rabu, 24 Juni 2026, bertempat di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan Lomba Video Konten Literasi Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas masyarakat dalam menghasilkan konten-konten literasi yang edukatif, inspiratif, dan inovatif melalui media digital.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pembudayaan kegemaran membaca dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi di era transformasi digital.
Pembekalan peserta secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten, H. Usman Asiddiqi Qohara, S.Sos., M.Si.. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi dan media sosial harus dimanfaatkan secara positif sebagai sarana penyebarluasan pesan-pesan literasi kepada masyarakat.
“Melalui lomba ini, kami berharap lahir karya-karya kreatif yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat untuk semakin mencintai budaya membaca dan meningkatkan kemampuan literasi,” ujarnya.
Kegiatan pembekalan ini memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai ketentuan lomba, kriteria penilaian, teknik penyusunan konten literasi yang efektif, serta strategi penyajian pesan yang menarik dan mudah diterima oleh masyarakat luas.
Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan para peserta dapat menghasilkan karya video yang berkualitas serta memiliki dampak positif dalam mendukung gerakan literasi di Banten.
Melalui penyelenggaraan Lomba Video Konten Literasi Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten terus berkomitmen untuk mendorong tumbuhnya budaya baca, meningkatkan kecakapan literasi masyarakat, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Literasi untuk Banten Maju, Kreatif, dan Berdaya Saing,” pungkasnya.











