KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Kebakaran hebat melanda tiga gudang di kawasan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu, 8 Juli 2026.
Tiga gudang yang terbakar diketahui merupakan tempat penyimpanan powerbank, mainan, dan alat tulis kantor (ATK). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Omay Komarudin, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.00 WIB.
Petugas langsung bergerak dan tiba di lokasi kejadian sekitar 10 menit setelah laporan diterima.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 12.00 WIB, kemudian pukul 12.10 WIB personel sudah sampai di lokasi kejadian,” ujar Omay di lokasi kebakaran.
Menurut Omay, api diduga pertama kali muncul dari gudang penyimpanan powerbank. Kobaran api kemudian dengan cepat menjalar ke dua gudang lain yang berisi mainan dan alat tulis kantor.
“Awalnya dari gudang powerbank, kemudian api merembet ke tiga gudang,” katanya.
Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkar Tangsel mengerahkan 16 armada pemadam. Sebanyak 12 unit berasal dari Damkar Tangsel, satu unit bantuan dari BSD, satu unit dari Koramil, serta tiga unit mobil tangki air dari BSD.
Omay menjelaskan, proses pemadaman sempat mengalami kendala karena sumber air berada cukup jauh dari lokasi kejadian. Namun, dengan dukungan suplai air dari berbagai pihak, api akhirnya berhasil dikendalikan.
“Kesulitannya sumber air cukup jauh, tetapi alhamdulillah pasokan air dapat terpenuhi sehingga proses pemadaman berjalan,” jelasnya.
Terkait penyebab kebakaran, Omay mengatakan pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Namun, dugaan sementara api berasal dari gudang penyimpanan powerbank.
“Dugaan sementara belum diketahui secara pasti. Ada kemungkinan berasal dari gudang powerbank, mungkin dipicu panas dari material yang ada di dalamnya hingga menimbulkan api,” ungkapnya.
Omay memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Hingga kini, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang dapat memicu kebakaran susulan.
Editor: Mastur Huda









