KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Tangerang Selatan kembali mengerahkan personel dan armada untuk membantu penanganan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang.
Sebanyak 11 personel dan dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan guna mempercepat proses pemadaman api yang hingga kini masih muncul dari dalam timbunan sampah.
Kepala Dinas Damkartan Kota Tangerang Selatan, Ahmad Dohiri, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan antardaerah dalam menangani kebakaran yang masih berlangsung di TPA Jatiwaringin.
“Kami menambah personel dan armada agar proses pemadaman bisa berjalan lebih maksimal. Dukungan mobil tangki air juga sangat membantu karena petugas tidak perlu meninggalkan lokasi untuk mengisi ulang persediaan air,” ujarnya, Minggu, 5 Juli 2026.
Menurut Ahmad, karakteristik kebakaran di TPA berbeda dengan kebakaran pada umumnya. Meski api di permukaan tampak padam, bara api di lapisan dalam timbunan sampah masih berpotensi memicu kebakaran kembali.
“Kendala terbesar adalah bara api yang berada di bagian dalam tumpukan sampah. Karena itu, proses pemadaman harus dilakukan secara bertahap dan menyeluruh agar tidak muncul titik api baru,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh personel di lapangan diminta memastikan setiap titik api benar-benar padam sebelum beralih ke lokasi lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kebakaran kembali meluas.
“Kami menginstruksikan seluruh personel untuk melakukan pendinginan secara menyeluruh. Jangan sampai masih ada bara yang tersisa dan kembali memicu kobaran api,” tegasnya.
Diketahui, kebakaran di TPA Jatiwaringin telah berlangsung selama beberapa hari dan menghanguskan sebagian area timbunan sampah.
Besarnya volume sampah serta keberadaan bara api di lapisan dalam membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama sehingga melibatkan bantuan dari sejumlah daerah, termasuk Kota Tangerang Selatan.*
Editor : Krisna Widi Aria











