slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Sungai Ciujung Tercemar, Nelayan Tambak di Tirtayasa Terancam Gagal Panen

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
20-07-2026 12:51:34
in Berita Utama, Kabupaten Serang
Sungai Ciujung Tercemar, Nelayan Tambak di Tirtayasa Terancam Gagal Panen

Salah seorang warga menunjukan pintu air di Tambak miliknya di Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kondisi Sungai Ciujung di Kabupaten Serang kembali menjadi sorotan. Memasuki musim kemarau, kualitas air sungai terus memburuk. Air berubah menjadi hitam pekat, mengeluarkan bau menyengat, serta tampak lapisan menyerupai minyak mengambang di permukaannya.

Berdasarkan pantauan Radar Banten pada Minggu, 19 Juli 2026, perubahan warna air terlihat mulai dari kawasan Jembatan Kragilan-Kibin di Jalan Raya Serang-Jakarta. Memasuki wilayah Tirtayasa, tepatnya di Jembatan Jongjing, warna air semakin pekat disertai aroma menyengat yang tercium hingga ke permukiman warga di sekitar bantaran sungai.

Baca Juga :

DLH Serang Ungkap Empat Perusahaan Buang Limbah Olahan ke Sungai Ciujung

22 Satpam PT PCG Cikande Protes Pergantian Vendor, Pertanyakan Nasib dan Hak Kontrak

Hasil Uji DLH: Sungai Ciujung di Kabupaten Serang Tercemar Ringan hingga Sedang

Pemkab Serang Dapat Puluhan Program Pembangunan Irigasi Perpompaan dan Perpipaan

Selain itu, kilapan menyerupai minyak tampak mengapung di permukaan Sungai Ciujung, meski saat itu debit air masih relatif tinggi.

Kondisi yang lebih memprihatinkan terlihat di Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa. Air sungai tampak semakin hitam dan bau yang ditimbulkan semakin menyengat. Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai mengaku harus menghadapi kondisi tersebut setiap hari.

Mereka mengeluhkan bau yang membuat sesak napas, memicu batuk, hingga menyebabkan gatal-gatal saat bersentuhan dengan air sungai.

Tak hanya warga, pencemaran Sungai Ciujung juga mengancam mata pencaharian nelayan tambak di Desa Tengkurak. Para pembudidaya ikan bandeng dan nila terpaksa menutup pintu masuk air dari sungai ke tambak menggunakan plastik tebal, kayu, dan lumpur agar air tercemar tidak masuk ke kolam budidaya.

Salah seorang nelayan tambak, Wandi, mengatakan kondisi air Sungai Ciujung yang menghitam telah berlangsung sekitar tiga bulan terakhir.

“Kalau airnya masuk ya bisa-bisa pada mati ikannya. Makanya kita urugin (tutup) supaya ikan mujair sama bandengnya enggak mati,” ujarnya saat ditemui di tambaknya, Minggu 19 Juli 2026.

Meski berhasil melindungi ikan di tambaknya, Wandi mengaku kehilangan sumber penghasilan harian. Biasanya ia memasang perangkap udang dan ikan di pintu masuk tambak saat air pasang.

“Biasanya pasang jebakan, kalau air rob lumayan dapat ikan atau udang sampai satu kilo buat dijual kebutuhan sehari-hari. Sekarang sudah enggak bisa lagi. Yang penting ikan di tambak selamat,” katanya.

Menurutnya, pencemaran Sungai Ciujung juga berdampak terhadap hasil panen. Tambak seluas 2,5 hektare miliknya yang biasanya mampu menghasilkan lebih dari satu kuintal ikan, kini hanya mampu menghasilkan sekitar tiga hingga lima timbangan karena banyak ikan yang mati.

“Kalau lagi begini paling tiga sampai lima timbang panennya. Banyak yang mati,” ujarnya.

Ia mengaku bingung dengan kondisi Sungai Ciujung yang semakin tercemar. Selain kehilangan penghasilan dari hasil tangkapan di sungai, ia juga khawatir bibit ikan yang ditebar di tambak mati akibat limbah.

Karena itu, Wandi berharap pemerintah maupun perusahaan yang beroperasi di sekitar Sungai Ciujung dapat memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak, seperti bantuan bibit ikan apabila terjadi kematian massal.

“Misalkan ngasih bibit ikan ke kita kalau ikan-ikan kami pada mati. Selama ini enggak ada, semuanya modal sendiri. Kalau banyak yang mati ya kami yang nanggung,” katanya.

Ia mengenang, sebelum kawasan industri berkembang di Kabupaten Serang, Sungai Ciujung menjadi sumber kehidupan masyarakat. Air sungai dimanfaatkan untuk mengairi tambak dan sawah, mandi, mencuci, hingga kebutuhan memasak.

Sementara itu, warga Desa Tengkurak lainnya, Sutini, mengatakan pencemaran Sungai Ciujung membuat aktivitas masyarakat terganggu. Warga kini tidak lagi bisa menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari.

“Sekarang harus beli air buat kebutuhan sehari-hari, mulai mandi, mencuci sampai memasak. Per galon Rp4 ribu. Air sumur juga bau karena rumah dekat sungai,” ujarnya.

Selain kesulitan mendapatkan air bersih, warga juga mengaku mengalami gangguan kesehatan seperti batuk, sesak napas, dan gatal-gatal.

“Nyesek, bikin batuk,” katanya.

Sutini berharap pemerintah maupun pihak swasta dapat segera menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Tengkurak agar beban masyarakat dapat berkurang.

Editor: Mastur Huda

Tags: air sungai menghitamBudidaya ikanikan bandengkabupaten serangnelayan tambakpencemaran lingkunganpencemaran sungai ciujungSungai Ciujung
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Cegah Balap Liar dengan Tindakan Preventif

Next Post

Disnakertrans Kota Serang Buka Peluang Magang Gratis ke Jepang

Related Posts

DLH Serang Ungkap Empat Perusahaan Buang Limbah Olahan ke Sungai Ciujung
Berita Utama

DLH Serang Ungkap Empat Perusahaan Buang Limbah Olahan ke Sungai Ciujung

by Ahmad Rizal Ramdhani
Senin, 20 Juli 2026 17:13

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang mengungkap adanya sejumlah perusahaan yang mengalirkan hasil pengolahan air limbah dari...

Read moreDetails

22 Satpam PT PCG Cikande Protes Pergantian Vendor, Pertanyakan Nasib dan Hak Kontrak

Hasil Uji DLH: Sungai Ciujung di Kabupaten Serang Tercemar Ringan hingga Sedang

Pemkab Serang Dapat Puluhan Program Pembangunan Irigasi Perpompaan dan Perpipaan

Hasil Audit DLHK Banten, PT Cipta Paperia Diduga Cemari Sungai Ciujung

Bakesbangpol Kabupaten Serang Siapkan Pembinaan Ormas

Festival Ciomas Ngabring Didorong Jadi Agenda Tahunan

DLHK Banten Periksa Dua Industri di Sungai Ciujung, Satu Diduga Buang Limbah

Sungai Cisadane Menghitam, Gubernur Banten Minta Industri Pencemar Ditindak Tegas

Hasil Ekspos Memuaskan, Penerapan Manajemen Talenta di Kabupaten Serang Tunggu Rekomendasi BKN

Next Post
Disnakertrans Kota Serang Buka Peluang Magang Gratis ke Jepang

Disnakertrans Kota Serang Buka Peluang Magang Gratis ke Jepang

Hasil Uji DLH: Sungai Ciujung di Kabupaten Serang Tercemar Ringan hingga Sedang

Hasil Uji DLH: Sungai Ciujung di Kabupaten Serang Tercemar Ringan hingga Sedang

Disnakertrans Kota Serang Buka Peluang Magang Gratis ke Jepang

Program Magang Gratis ke Jepang Dibuka, Warga Kota Serang Berpeluang Lolos Tanpa Batas Kuota

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

LPTQ Kabupaten Tangerang Gelar Seleksi Dasar Tilawah Gemilang

LPTQ Kabupaten Tangerang Gelar Seleksi Dasar Tilawah Gemilang

Selasa, 21 Juli 2026 06:21
Pemkab Tangerang Usulkan Aturan Kuota Tenaga Kerja Lokal dalam RUU

Pemkab Tangerang Usulkan Aturan Kuota Tenaga Kerja Lokal dalam RUU

Selasa, 21 Juli 2026 06:16
Akses Tol Paramount Petals KM 25 Tangerang Rampung 100 Persen

Akses Tol Paramount Petals KM 25 Tangerang Rampung 100 Persen

Senin, 20 Juli 2026 18:01
domino

ORADO Banten dan Radar Banten Gelar Tournamen Domino, Lomba Diikuti 30 Tim

Senin, 20 Juli 2026 17:46
Komisi VII DPR RI Serap Aspirasi Pelaku Industri Tangerang Bahas RUU Kawasan Industri

Komisi VII DPR RI Serap Aspirasi Pelaku Industri Tangerang Bahas RUU Kawasan Industri

Senin, 20 Juli 2026 17:35
Ngantuk Usai Nobar Piala Dunia, Pemotor Kecelakaan Tunggal di Flyover Ciputat

Ngantuk Usai Nobar Piala Dunia, Pemotor Kecelakaan Tunggal di Flyover Ciputat

Senin, 20 Juli 2026 17:25
LPTQ Kabupaten Tangerang Gelar Seleksi Dasar Tilawah Gemilang

LPTQ Kabupaten Tangerang Gelar Seleksi Dasar Tilawah Gemilang

Selasa, 21 Juli 2026 06:21
Pemkab Tangerang Usulkan Aturan Kuota Tenaga Kerja Lokal dalam RUU

Pemkab Tangerang Usulkan Aturan Kuota Tenaga Kerja Lokal dalam RUU

Selasa, 21 Juli 2026 06:16
Akses Tol Paramount Petals KM 25 Tangerang Rampung 100 Persen

Akses Tol Paramount Petals KM 25 Tangerang Rampung 100 Persen

Senin, 20 Juli 2026 18:01
domino

ORADO Banten dan Radar Banten Gelar Tournamen Domino, Lomba Diikuti 30 Tim

Senin, 20 Juli 2026 17:46
Komisi VII DPR RI Serap Aspirasi Pelaku Industri Tangerang Bahas RUU Kawasan Industri

Komisi VII DPR RI Serap Aspirasi Pelaku Industri Tangerang Bahas RUU Kawasan Industri

Senin, 20 Juli 2026 17:35
Ngantuk Usai Nobar Piala Dunia, Pemotor Kecelakaan Tunggal di Flyover Ciputat

Ngantuk Usai Nobar Piala Dunia, Pemotor Kecelakaan Tunggal di Flyover Ciputat

Senin, 20 Juli 2026 17:25

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

LPTQ Kabupaten Tangerang Gelar Seleksi Dasar Tilawah Gemilang

LPTQ Kabupaten Tangerang Gelar Seleksi Dasar Tilawah Gemilang

by Mulyadi
Selasa, 21 Juli 2026 06:21

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Tangerang menggelar Seleksi Dasar Calon Peserta Tilawah Gemilang di Masjid...

Pemkab Tangerang Usulkan Aturan Kuota Tenaga Kerja Lokal dalam RUU

Pemkab Tangerang Usulkan Aturan Kuota Tenaga Kerja Lokal dalam RUU

by Mulyadi
Selasa, 21 Juli 2026 06:16

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengusulkan kepada pemerintah pusat agar mengatur kuota tenaga kerja lokal yang wajib...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak