CHICAGO, RADARBANTEN.CO.ID – Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 mencatatkan hasil membanggakan pada ajang 24th Annual National Summer Classic 2026 di Amerika Serikat. Tim putri berhasil meraih gelar juara, sedangkan tim putra mengakhiri turnamen dengan finis di peringkat ketiga.
Kedua tim sama-sama berhasil melaju ke babak playoff. Tim putri tampil dominan sejak fase grup dengan menyapu bersih tiga pertandingan, ditambah satu laga ekshibisi, sehingga keluar sebagai juara Grup A.

Sementara itu, tim putra bangkit setelah kalah tipis pada laga pembuka. Mereka kemudian membukukan tiga kemenangan beruntun untuk lolos ke babak playoff sebagai runner-up Grup D.
Perjalanan di babak playoff dimulai pada Minggu, 26 Juli 2026 pukul 22.00 WIB atau 10.00 waktu setempat (CDT). Tim putri DBL All-Star mengalahkan Midwest Wildcats-Stacionis dengan skor 63-35.
Penampilan impresif berlanjut pada babak semifinal. Tim putri menundukkan Wis City Hoops 57-31 berkat permainan kolektif dan kedalaman skuad yang merata.
Pada partai final, DBL All-Star menghadapi tim kuat asal Tennessee, HXB. Sempat unggul 34-17 pada babak pertama, skuad putri menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 61-36 sekaligus memastikan trofi juara kembali dibawa ke Indonesia.
Gelar tersebut sekaligus mempertahankan tradisi juara tim putri DBL All-Star di National Summer Classic. Mereka menuntaskan turnamen dengan rekor sempurna tanpa sekalipun menelan kekalahan.
Sementara itu, tim putra juga mencatat pencapaian yang patut diapresiasi. Finis di posisi ketiga menjadi peningkatan signifikan dibandingkan penampilan mereka pada edisi 2024. Saat itu, tim putra hanya meraih dua kemenangan, finis di peringkat kelima dari enam peserta fase grup, dan gagal lolos ke babak playoff.
Pada edisi 2026, tim putra membukukan lima kemenangan dan dua kekalahan sepanjang turnamen.

Di babak playoff, DBL All-Star membuka langkah dengan mengalahkan juara Grup A, PAC Elite 17U, dengan skor 46-34.
Memasuki semifinal, mereka menghadapi Gxfted Elite Hoyas. Sempat tertinggal jauh 21-6, tim putra bangkit dan memperkecil ketertinggalan hingga menjadi 57-55 melalui dua tembakan tiga angka beruntun dari Gerrard Matthew Boentara pada detik-detik akhir pertandingan. Namun, mereka akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 59-55.
Pada laga perebutan peringkat ketiga melawan Pro Lane (Wisconsin), DBL All-Star kembali menunjukkan mental bertanding yang kuat. Setelah melalui pertandingan ketat, mereka berhasil mengamankan kemenangan 54-48 dan memastikan finis di posisi ketiga.
Mendapat Apresiasi dari Pelatih Lawan
Penampilan kedua tim Indonesia juga mendapat apresiasi dari sejumlah pelatih lawan.
Head Coach 5Star 2027 Moody, Carrlton Moody, menilai permainan kolektif serta semangat bertanding para pemain Indonesia menjadi kekuatan utama tim.
“Mereka bermain sangat keras dan akurasi tembakan tiga poin mereka sangat impresif. Mereka punya semangat luar biasa di lapangan dan dilatih dengan sangat baik,” katanya.
Pujian juga datang dari Head Coach Midwest Wildcats-Stacionis, Matt Stacionis, yang menghadapi tim putri DBL All-Star pada babak playoff.
“Akurasi tembakan tiga angka anak-anak Indonesia luar biasa. Mereka terus mencetak three-point dari awal hingga akhir pertandingan. Kami sempat tertinggal 0-9 akibat tembakan tiga angka mereka di awal laga dan itu cukup mengejutkan. Kami sampai harus mengubah skema pertahanan,” ujar Matt Stacionis.*
Editor : Krisna WIdi Aria











