Home Berita Utama

Angka Kemiskinan Kabupaten Tangerang Turun Jadi 6,42 Persen pada 2025

Mulyadi by Mulyadi
Rabu, 5 Agustus 2026 14:58
in Berita Utama, Tangerang
0
Angka Kemiskinan Kabupaten Tangerang Turun Jadi 6,42 Persen pada 2025

Kantor BPS Kabupaten Tangerang, Rabu 5 Agustus 2026.

0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tangerang mencatat persentase penduduk miskin di Kabupaten Tangerang pada 2025 mengalami penurunan menjadi 6,42 persen. Angka tersebut turun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 6,55 persen.

Statistisi Ahli Muda BPS Kabupaten Tangerang, Masayu Norma Yunita Sari, mengatakan data tersebut diperoleh melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang digunakan untuk mengestimasi tingkat kemiskinan makro di daerah.

“Penentuan diawali dengan menetapkan garis kemiskinan. Penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan tersebut kemudian dikategorikan sebagai penduduk miskin,” ujar Masayu, Rabu, 5 Agustus 2026.

BPS menetapkan garis kemiskinan Kabupaten Tangerang pada 2025 sebesar Rp655.324 per kapita per bulan. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, jumlah penduduk miskin diperkirakan mencapai sekitar 265 ribu jiwa.

Meski persentase kemiskinan mengalami penurunan, Masayu menjelaskan jumlah penduduk miskin secara absolut tidak mengalami perubahan signifikan. Hal itu dipengaruhi oleh pertumbuhan jumlah penduduk Kabupaten Tangerang yang terus meningkat.

“Penurunannya lebih terlihat pada persentase. Secara jumlah absolut terdapat perubahan karena total penduduk Kabupaten Tangerang juga terus bertambah,” ungkapnya.

Menurut Masayu, pengukuran kemiskinan melalui Susenas tidak hanya melihat faktor pendapatan, tetapi juga mempertimbangkan berbagai indikator lain. Di antaranya kondisi tempat tinggal, pengeluaran konsumsi makanan dan nonmakanan, serta kepemilikan aset rumah tangga.

Terkait perbedaan data kemiskinan dengan pemerintah daerah maupun Dinas Sosial, Masayu menjelaskan bahwa BPS menggunakan metode survei berbasis sampel. Karena itu, data yang dihasilkan bukan berupa daftar penduduk miskin berdasarkan nama dan alamat (by name by address).

“Data yang kami hasilkan merupakan estimasi tingkat kabupaten, sehingga tidak dapat menunjukkan siapa saja penduduk miskin berdasarkan desa atau kecamatan untuk keperluan penyaluran bantuan,” terangnya.

Ia menambahkan, penyebaran sampel Susenas di Kabupaten Tangerang disesuaikan dengan kepadatan penduduk. Kecamatan dengan jumlah penduduk besar seperti Pasar Kemis, Rajeg, dan Cikupa mendapatkan jumlah sampel yang lebih banyak.

Secara keseluruhan, survei tersebut melibatkan sekitar 170 Satuan Lingkungan Setempat (SLS) atau sekitar 1.700 rumah tangga di Kabupaten Tangerang.

“Nah, hasil akhir perhitungan indikator kemiskinan, termasuk indeks kedalaman kemiskinan, akan difinalisasi dan dipublikasikan oleh BPS Pusat,” pungkasnya.

Editor: Mastur Huda

Tags: Angka KemiskinanBPS Kabupaten Tangerangbupati tangerangIntan Nurul Hikmahmaesyal rasyidPemkab Tangerangwakil bupati tangerang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

140 Siswa SMKN 4 Pandeglang Kunjungi Radar Banten

Next Post

Gaji PNS Pandeglang Terlambat Cair, Bank Banten Jelaskan Penyebabnya

Next Post
Gaji PNS Pandeglang Terlambat Cair, Bank Banten Jelaskan Penyebabnya

Gaji PNS Pandeglang Terlambat Cair, Bank Banten Jelaskan Penyebabnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Koalisi Masyarakat Desak Pemprov Banten Segera Atasi Kemacetan di Jalan Bojonegara-Pulo Ampel

Koalisi Masyarakat Desak Pemprov Banten Segera Atasi Kemacetan di Jalan Bojonegara-Pulo Ampel

by Yusuf Permana
Kamis, 6 Agustus 2026 16:09
0

Salah satu perwakilan masyarakat (berdiri) mendesak Pemprov Banten segera atasi kemacetan Jalan Bojonegara-Pulo Ampel dalam forum yang dihadiri Gubernur Banten,...

Mempertahankan Opini WTP, Ini Strategi BPKAD Kabupaten Serang 

Mempertahankan Opini WTP, Ini Strategi BPKAD Kabupaten Serang 

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 6 Agustus 2026 15:44
0

Sekretaris BPKAD Kabupaten Serang, Agus Firdaus, menyampaikan strategi untuk mempertahankan opini WTP.

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.