KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mematangkan pembentukan perusahaan perseroan daerah (Perseroda) Pasar yang nantinya akan mengelola seluruh pasar di wilayah tersebut.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) pembentukan Perseroda Pasar saat ini tengah difinalisasi sebelum diajukan kepada DPRD Tangsel.
Hal tersebut disampaikan Benyamin usai memimpin rapat pimpinan (Rapim) di Gedung Utama Kantor Wali Kota Tangsel, Ciater, Kamis 13 Agustus 2026.
“Ya hari ini rapim namanya, rapat pimpinan untuk memfinalkan pembahasan tentang rancangan peraturan daerah pembentukan perseroda yang mengatur masalah pasar sebelum diajukan ke DPRD nantinya,” kata Benyamin.
Benyamin menjelaskan, selama ini sebagian pengelolaan pasar masih dititipkan kepada Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS).
Hal itu dilakukan karena Tangsel belum memiliki perseroda yang secara khusus menangani sektor pasar.
Menurutnya, pembentukan Perseroda Pasar menjadi penting seiring dengan fokus PITS yang kini diarahkan untuk menangani sektor air.
“Nah karena PITS sudah, kenapa dititipkan? Karena sebetulnya ketika PITS berubah menjadi khusus menangani air maka pasar juga harusnya oleh perseroda,” ujarnya.
Benyamin menyebut terdapat 11 pasar yang nantinya akan berada di bawah pengelolaan Perseroda Pasar, terdiri dari delapan pasar tradisional dan tiga pasar modern.
Adapun tiga pasar modern yang disebut Benyamin yakni Pasar BSD, Pasar Alam Sutera dan Pasar Bintaro.
Saat ini, tiga pasar telah dikelola oleh PT PITS, sementara lima pasar lainnya masih dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Tangsel.
“Nanti semuanya akan dikelola oleh Perseroda Pasar,” tegasnya.
Benyamin menilai pasar memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat. Selain menjadi pusat aktivitas perdagangan, keberadaan pasar berkaitan langsung dengan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.
“Di pasar ini bukan sekadar apa namanya, di situ ada siklus ekonomi, di situ ada kehidupan ekonomi dan menentukan hajat hidup masyarakat banyak,” katanya.
Editor Daru

