KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Pemandangan tak biasa terlihat di jalanan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) saat tiga kendaraan tempur milik Batalyon Kavaleri 9/Satya Dharma Kala dikerahkan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026.
Dua jenis kendaraan tempur, yakni Scorpion dan Stormer, melintas membawa rombongan pejabat menuju Lapangan Batalyon Kavaleri 9 di kawasan Serpong Utara. Kehadiran kendaraan lapis baja tersebut sontak menarik perhatian masyarakat yang berada di sepanjang jalur.
Sebanyak tiga unit kendaraan tempur dikerahkan, terdiri dari dua Scorpion dan satu Stormer. Kendaraan tersebut bergerak dari sekitar Kantor Kelurahan Pondok Jagung menuju lokasi upacara dengan jarak sekitar 900 meter.
Scorpion dan Stormer bukan sekadar kendaraan pengangkut. Keduanya merupakan kendaraan tempur lapis baja dengan karakteristik dan fungsi berbeda.
Scorpion, Unggul dalam Mobilitas
Tank Scorpion dikenal sebagai kendaraan tempur yang mengutamakan kecepatan dan mobilitas. Kendaraan ini dirancang untuk mendukung tugas pengintaian dengan kemampuan bergerak cepat.
Anggota Batalyon Kavaleri 9 Kopda Dimas RN menjelaskan, Scorpion memiliki bobot kosong sekitar 8 ton. Kendaraan ini ditenagai mesin berkapasitas sekitar 7.000 cc dengan enam silinder.
Dari sisi kecepatan, Scorpion mampu melaju hingga sekitar 100 kilometer per jam. Kendaraan ini memiliki kapasitas tiga personel, yakni pengemudi, penembak dan komandan.
Scorpion juga dilengkapi meriam serta sejumlah persenjataan pendukung.
“Scorpion memiliki keunggulan pada mobilitas. Tugas utamanya untuk melakukan pengintaian terhadap sasaran dengan cepat,” kata Dimas.
Stormer, Kapasitas Lebih Besar
Berbeda dengan Scorpion, Stormer memiliki ukuran dan kapasitas personel yang lebih besar. Kendaraan tempur ini memiliki bobot sekitar 12 ton dan mampu membawa hingga 10 personel.
Stormer juga menggunakan mesin berkapasitas sekitar 7.000 cc dengan enam silinder. Kecepatannya relatif sama dengan Scorpion, tetapi Stormer memiliki tenaga mesin yang lebih besar.
Untuk persenjataan, Stormer dilengkapi senjata mesin berat kaliber 12,7 milimeter.
Dengan kapasitas angkut yang lebih besar, Stormer memiliki peran yang berbeda dibandingkan Scorpion yang lebih menonjolkan kemampuan pengintaian dan mobilitas tinggi.
Sama-sama Buatan Inggris
Scorpion dan Stormer yang digunakan Batalyon Kavaleri 9 merupakan kendaraan tempur buatan Inggris. Keduanya mulai masuk dan digunakan di Indonesia pada periode 1995-1997.
Di Batalyon Kavaleri 9 terdapat sekitar 46 unit kendaraan tempur dari jenis tersebut. Jumlah itu merupakan bagian dari sekitar 100 unit yang berada di Indonesia.
Kehadiran dua jenis kendaraan tempur tersebut dalam peringatan HUT RI di Tangsel memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung kendaraan lapis baja yang selama ini lebih banyak dikenal melalui pemberitaan maupun tayangan televisi.
Saat melintas di jalan, iring-iringan Scorpion dan Stormer juga mendapat sambutan masyarakat. Sejumlah warga dan anak-anak terlihat antusias menyaksikan kendaraan tempur tersebut dari pinggir jalan.
Editor Daru

