CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Komite Manajemen Talenta Pemerintah Kota Cilegon telah mengantongi tiga nama calon Sekretaris Daerah (Sekda) definitif berdasarkan hasil penilaian kompetensi teknis dan manajemen talenta.
Salah satu nama yang masuk tiga besar yakni Penjabat (Pj) Sekda Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra.
Ketua Manajemen Talenta yang juga Asisten Daerah (Asda) III Setda Kota Cilegon, Syafrudin, mengatakan tiga nama tersebut telah disampaikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) atau Walikota Cilegon.
“Sudah kita sampaikan, sudah ada namanya. Tiga besar sudah ada, untuk segera kita masukkan dalam e-Mutasi untuk segera mendapatkan Pertek BKN,” kata Syafrudin, Selasa 18 Agustus 2026.
Namun, Syafrudin belum mengungkapkan dua nama lain yang masuk tiga besar.
Menurutnya, identitas seluruh kandidat akan disampaikan setelah proses persetujuan teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) selesai.
“Kalau nama mungkin bisa ke Pak Wali. Nanti kalau sudah ada Pertek BKN saya sampaikan,” ujarnya.
Syafrudin hanya memberikan sinyal mengenai masuknya Aziz Setia Ade Putra dalam tiga besar.
Saat ditanya mengenai peluang Pj Sekda tersebut, ia meminta publik melihat rekam jejak dan pengalaman Aziz yang selama ini menduduki sejumlah jabatan strategis.
“Kalau melihat potensinya mungkin teman-teman bisa menjawab sendiri, karena pengalaman beliau, menduduki jabatan strategis juga,” katanya.
Aziz sebelumnya menjadi satu dari lima pejabat yang mengikuti tahapan seleksi Sekda definitif.
Selain Aziz, empat kandidat lainnya yakni Asisten Daerah II Dana Sujaksani, Inspektur Kota Cilegon Tb Heri Mardiana, Kepala Baperida Achmad Jubaedi, dan Kepala Disdukcapil Hayati Nufus.
Kelima kandidat menjalani penilaian kompetensi teknis dan wawancara yang hasilnya kemudian dikombinasikan dengan penilaian manajemen talenta.
Syafrudin menjelaskan, proses penilaian kompetensi teknis dilakukan karena posisi Sekda memiliki persyaratan khusus.
“Ini permintaan dari provinsi kita untuk ada tim penilai kompetensi karena jabatan Sekda. Tapi sebenarnya kalau manajemen talenta sudah dikotakan, langsung bisa,” jelasnya.
Namun, karena Sekda merupakan jabatan strategis, proses seleksi turut melibatkan unsur Pemerintah Provinsi Banten dan kalangan profesional sebagai tim penilai.
Editor: Bayu Mulyana

