SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menargetkan pembangunan tiga dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal). Pemkab Serang ingin memastikan seluruh masyarakatnya bisa merasakan manfaat dari Program MBG.
Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, mengatakan bahwa tiga daerah 3T itu adalah Desa Pulo Panjang, Kecamatan Pulo Ampel, Pulo Tunda di Kecamatan Tirtayasa dan Desa Cikedung di Kecamatan Mancak.
“Di Pulo Panjang, pembangunan (dapur MBG-red) sudah selesai, namun belum operasional, kemudian Pulau Tunda kabarnya sudah ada yang siap bangun dari mitra, lalu untuk Cikedung belum ditunjuk siapa mitra yang akan bangun di sana,” katanya, Senin, 24 Agustus 2026.
Ia mengatakan, di Desa Cikedung ada sebanyak 700 penerima manfaat Program MBG. Selama ini, masyarakat dilayani oleh dapur MBG yang ada di Kecamatan Mancak.
“Ini terlalu jauh, sekitar 30 menit lebih, makanya kita berharap agar bisa dilayani dapur 3T. Di Cikedung juga ada sekolah-sekolah, mulai dari MTs hingga SMP satu atap,” tegasnya.
Ia mengatakan, dapur MBG di wilayah 3T akan mendapatkan insentif lebih karena lokasinya yang jauh dan jumlah penerima manfaatnya yang sedikit.
“Ada support tambahan biaya transportasi, kalau dulu skemanya yang reguler Rp 15 ribu per porsi, kalau yang di daerah 3T ditambah Rp 5 ribu,” tegasnya.
Insentif tersebut diberikan lantaran biaya angkut ke daerah 3T lebih mahal, sehingga harus mendapatkan insentif tambahan.
Editor: Agus Priwandono












