LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak mencatat sebanyak 634.592 orang telah mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang Januari hingga 7 Agustus 2026. Jumlah tersebut berasal dari total sasaran sebanyak 1.593.451 orang.
Untuk terus meningkatkan masyarakat mengikuti kayana CKG Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak, M Agil Zulfikar, terus mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Program tersebur. Ia meminta warga tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai langkah untuk mengetahui kondisi tubuh sekaligus mendeteksi penyakit sejak dini.
“Dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, kesehatan masyarakat menjadi hal yang diprioritaskan. Maka dari itu, sejak pertama kali diluncurkan, seluruh pemerintah daerah terus memantau pelaksanaan Program CKG di masyarakat,” ujar Agil, Kamis 27 Aguatus 2026.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu merasa takut untuk memeriksakan kesehatan. Pemeriksaan secara rutin justru penting agar berbagai gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal.
“Untuk itu kami tidak henti-hentinya mengajak masyarakat agar tidak takut memeriksa kesehatannya. Cek kesehatan sangat penting untuk mendeteksi kondisi kesehatan setiap warga negara,” kata politisi Gerindra ini.
Agil menilai, dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, masyarakat dapat lebih cepat melakukan langkah pencegahan maupun mendapatkan penanganan apabila ditemukan penyakit yang membutuhkan pengobatan.
“Masyarakat harus memanfaatkan layanan CKG yang telah disediakan pemerintah. Jangan sampai warga baru memeriksakan diri ketika penyakit sudah dalam kondisi parah,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Nurlaelasari, mengatakan dari hasil pemeriksaan terhadap ratusan ribu masyarakat tersebut, ditemukan sejumlah masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian.
“Dari hasil pemeriksaan CKG ratusan ribu warga, hipertensi, kolesterol, dan tuberkulosis (TB) menjadi sejumlah temuan yang muncul diderita masyarakat,” kata Nurlaelasari.
Ia menjelaskan, Program CKG tidak hanya bertujuan mengejar jumlah atau cakupan masyarakat yang menjalani pemeriksaan kesehatan. Lebih dari itu, program tersebut menjadi salah satu pintu masuk pemerintah untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat secara lebih luas.
Editor Bayu Mulyana












