SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Festival Desa Wisata Cikolelet (FDWC) di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang mampu mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar.
Acara yang sudah mulai diselenggarakan pada 9 Agustus dan akan berakhir pada 16 September 2026 ini ditaksir sudah menghasilkan peredaran uang ratusan juta di masyarakat. Menariknya, festival ini tidak menggunakan dana APBD melainkan menggunakan dana sponsor.
Kepala Desa Cikolelet, Ojat Darojat, mengatakan sejak dibukanya FDWC pada 9 Agustus, banyak pengunjung yang hadir dari berbagai daerah. “Kami buka dengan Ngagurah Dano, Alhamdulillah banyak pengunjungnya dari berbagai daerah,” katanya, Senin 31 Agustus 2026.
Ojat mengatakan, FDWC bukan hanya gelaran pesta rakyat saja, akan tetapi juga menjadikan masyarakat sebagai pelaku ekonomi. “Uang yang beredar di masyarakat ditaksir Rp400 juta sampai Rp500 juta, ini ditaksir dari banyaknya UMKM kita yang laris jualannya, kemudian homestay juga penuh,” ujarnya.
Dalam event FDWC ini, ada banyak rangkaian agenda acara yang sudah dan akan dilaksanakan. Di antaranya Ngagurah Dano, Wayang Golek, Tabligh Akbar, Turnamen Sepak Bola Putri, Lomba Kasidah, dan Lomba Layangan.
Pada Jumat 28 Agustus 2026 malam, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bersama Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah hadir ke Desa Cikolelet.
Yandri Susanto mengungkapkan bahwa Festival Cikolelet ke-6 Tahun 2026 merupakan upaya mempertahankan kearifan lokal. Hal ini disampaikan Mendes Yandri saat menghadiri Festival Cikolelet di Alun-alun Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang pada Jumat, 28 Agustus 2026 malam.
“Acara yang luar biasa yaitu Festival Wisata Desa Cikolelet. Sungguh luar biasa dan membanggakan kita semua untuk mempertahankan kearifan lokal. Kemudian juga ada potensi desa yang diangkat ke permukaan, ada BUMDes, ada Ngagurah Dano, ada macam-macam yang ditampilkan. Ini artinya Desa Cikolelet sangat peduli, sangat gigih memperjuangkan kearifan lokal dan disambungkan dengan kesejahteraan masyarakat,” ujar Yandri Susanto.
Menurut Mendes Yandri, UMKM atau Usaha Mikro Kecil Menengah akan tumbuh berkembang dan pendapatan masyarakat akan meningkat. “Selamat buat Desa Cikolelet, luar biasa ini untuk bangun desa, bangun Indonesia,” katanya.
Editor: Abdul Rozak












