• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Pemdes Sindangheula Kembangkan Desa Wisata, Smart Farming, dan Budidaya Ikan Lewat Program Sehati

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 3 September 2026 14:31
in Berita Utama, Kabupaten Serang
0
Pemdes Sindangheula Kembangkan Desa Wisata, Smart Farming, dan Budidaya Ikan Lewat Program Sehati

Kepala Desa Sindangheula, Suheli.

0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, berencana mengembangkan tiga sektor potensial melalui Program Sehati yang digagas Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Ketiga sektor tersebut yakni desa wisata, smart farming, dan budidaya perikanan. Pengembangan ketiganya dinilai berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus mendongkrak pendapatan asli desa.

Kepala Desa Sindangheula, Suheli, mengatakan pihaknya menyambut baik Program Sehati. Menurutnya, Desa Sindangheula memiliki sejumlah potensi besar yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ada potensi yang luar biasa di Sindangheula. Yang pertama adalah desa wisata. Kami akan mengembangkan desa wisata. Kemudian, yang kedua smart farming. Kemudian yang ketiga perikanan. Karena potensi itu layak untuk dilakukan dan diperjuangkan,” katanya, Kamis, 3 September 2026.

Dari ketiga sektor tersebut, kata Suheli, smart farming menjadi salah satu program yang mendapat perhatian khusus.

Ia menjelaskan, smart farming merupakan konsep pertanian yang memanfaatkan teknologi untuk membuat proses produksi lebih efisien sekaligus meningkatkan produktivitas.

“Artinya, kita menggunakan lahan pertanian dengan metode teknologi canggih. Seperti kemarin kami berkunjung ke Beijing, ke Yunnan, dan Hunan, Tiongkok. Jadi hampir mayoritas pertanian itu menggunakan teknologi-teknologi canggih,” katanya.

Menurut Suheli, salah satu teknologi yang dapat diterapkan adalah sistem penyiraman otomatis. Dengan teknologi tersebut, penyiraman lahan pertanian tidak lagi harus dilakukan secara manual.

“Ketika penyiraman yang begitu luas hektaran, tidak harus menyiram dengan satu gayung, dua gayung. Tinggal pencet tombol saja, itu sudah merata penyiraman. Belum lagi cara pembibitan, kemudian pemanenan, semua menggunakan teknologi. Nah, kami ingin mencoba dengan gaya seperti teknologi yang ada di Cina,” jelasnya.

Untuk menjalankan program tersebut, Pemdes Sindangheula mengaku memiliki modal utama berupa lahan. Sejumlah lahan tidur milik masyarakat akan dikoordinasikan agar dapat dimanfaatkan secara produktif.

“Lahan kami ada cukup banyak, itu lahan tidur. Nanti kita akan coba koordinasi dengan masyarakat yang memang tidak digarap tanahnya. Daripada nganggur, itu kita bisa manfaatkan dengan Program Sehati itu,” ujarnya.

Selain smart farming, Pemdes Sindangheula juga berencana mengembangkan sektor perikanan. Saat ini, desa tersebut telah memiliki lima kolam dengan sistem bioflok untuk budidaya ikan lele yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Untuk BUMDes kami saat ini berjalan yaitu bioflok ikan lele. Kami sudah memiliki lima kolam yang berukuran 6×6. Nah, itu berisi sekitar 20.000 benih. Nah, kami pengin pengembangan lebih banyak lagi karena sudah dianggap berhasil dan bagus prospeknya. Apalagi lele dibutuhkan oleh MBG,” ujar Suheli.

Menurutnya, kebutuhan ikan lele cukup tinggi, bukan hanya untuk memenuhi konsumsi masyarakat, tetapi juga untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Karena itu, Suheli menilai Program Sehati menjadi momentum yang tepat untuk memperluas budidaya ikan lele di Desa Sindangheula.

“Lele itu sangat tinggi kebutuhannya karena didorong di samping sebagai konsumsi masyarakat, kemudian juga Program MBG ini juga kebutuhannya tinggi,” katanya.

Saat ini, di Desa Sindangheula terdapat satu dapur MBG. Namun, peluang pasar untuk hasil budidaya lele juga dapat diperluas ke desa-desa sekitar.

“Dapur itu kan tidak hanya satu. Di tetangga desa seperti di Sindangsari, Pancanegara ada dapur. Nah, kita juga bisa menyuplai dari hasil peternakan ataupun perikanan yang ada di Desa Sindangheula,” ujarnya.

Suheli memastikan seluruh rencana pengembangan desa tersebut saat ini sedang disusun dalam bentuk proposal.

Penyusunan proposal dilakukan bersama tim perencanaan desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) agar program yang diajukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Ini kita lagi dalam proses bersama tim perencanaan desa dan juga kami lagi dibahas bersama-sama BPD agar nanti proposal itu sesuai dengan apa yang dibutuhkan di Desa Sindangheula,” pungkasnya.

Dengan mengandalkan pengembangan desa wisata, smart farming, dan budidaya perikanan berbasis bioflok, Pemdes Sindangheula berharap BUMDes dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Selain itu, program tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan lahan tidur yang selama ini belum produktif sekaligus membuka peluang usaha dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Sindangheula.

Editor: Mastur Huda

Tags: budidaya ikan leleBUMDesDesa Sindangheuladesa wisatakabupaten serangPemkab Serangprogram sehatismart farming
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Perlintasan Kereta JPL 183 Pasar Rangkasbitung Ditutup Permanen Mulai Jumat Dini Hari

Next Post

Potensi Geothermal Banten Dinilai Bisa Jadi Sumber Energi dan Pendapatan Daerah

Next Post
Potensi Geothermal Banten Dinilai Bisa Jadi Sumber Energi dan Pendapatan Daerah

Potensi Geothermal Banten Dinilai Bisa Jadi Sumber Energi dan Pendapatan Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pemprov Banten Bangun 27 RTLH dan RISHA di Pandeglang

Pemprov Banten Bangun 27 RTLH dan RISHA di Pandeglang

by Purnama Irawan
Jumat, 4 September 2026 17:26
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi Banten melaksanakan pembangunan 27 unit...

Kadisdikpora Motivasi Siswa Sekolah Rakyat Berprestasi

Kadisdikpora Motivasi Siswa Sekolah Rakyat Berprestasi

by Purnama Irawan
Jumat, 4 September 2026 17:20
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID- Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang Sutoto memberikan materi dalam kegiatan MPLS di Sekolah Rakyat Terintegrasi...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.