SERANG, RADARBANTEN.CO.ID — BPJS Ketenagakerjaan memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 dengan mengusung semangat melayani, melindungi, dan memberdayakan pekerja.
Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan di Kantor Cabang Serang, mulai dari pelayanan langsung kepada peserta, penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris, hingga kunjungan ke Rumah Sakit Sari Asih yang menjadi salah satu Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK).
Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Abdurrakhman Lahabato turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Banten Mihyidin yang didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang Uus Supriyadi.
Ia terlibat dalam pelayanan kepada peserta yang mengajukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) serta mengunjungi fasilitas pelayanan bagi pekerja yang mengalami kecelakaan kerja.
Menurut Abdurrakhman, jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya berkaitan dengan pemberian manfaat ketika risiko terjadi, tetapi juga bagaimana pekerja dan keluarganya dapat memperoleh rasa aman serta dukungan untuk melanjutkan kehidupan.
“Jaminan sosial ketenagakerjaan bukan hanya tentang manfaat yang diberikan ketika risiko terjadi, tetapi bagaimana kehadiran kami dapat memberikan rasa aman dan membantu pekerja serta keluarganya untuk tetap melanjutkan kehidupan,” ujar Abdurrakhman.
Upaya pemberdayaan penerima manfaat turut ditunjukkan melalui kisah Evi Triani, ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang kehilangan suaminya.
Setelah menerima manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan, Evi mendapatkan pendampingan melalui program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA).
Melalui pelatihan dan pendampingan tersebut, Evi mulai merintis usaha pempek sebagai sumber penghidupan bagi keluarganya.
Pada kegiatan Harpelnas di Kantor Cabang Serang, produk usaha Evi bersama sejumlah penerima manfaat PEKA lainnya turut dipamerkan dan dipasarkan.
Abdurrakhman mengatakan, pemberdayaan tersebut diharapkan dapat membantu penerima manfaat untuk kembali mandiri setelah menghadapi risiko yang berdampak terhadap kehidupan keluarga.
“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk semakin memperkuat komitmen dalam melayani, melindungi, dan memberdayakan pekerja. Melalui semangat value beyond protection, kami ingin memastikan manfaat jaminan sosial benar-benar dirasakan dan mampu memberikan nilai yang lebih bagi pekerja dan keluarganya,” katanya.
Ia menambahkan, semangat melayani, melindungi, dan memberdayakan menjadi bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan pelayanan, memperluas cakupan kepesertaan, serta mendukung peserta dan keluarganya agar dapat kembali berdaya setelah menghadapi risiko.
Menurutnya, upaya memperluas perlindungan membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan. Salah satunya untuk menjangkau pekerja informal yang masih menghadapi berbagai risiko dalam aktivitas sehari-hari.
“Semangat Harpelnas tidak berhenti pada satu hari. Kami akan terus proaktif melayani, memperluas perlindungan, dan menghadirkan pemberdayaan agar manfaat jaminan sosial dapat memberikan dampak yang berkelanjutan bagi pekerja dan keluarganya,” tutur Abdurrakhman.
Reporter: Aas Arbi

