KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) masih menahan pencairan hibah sekitar Rp12 miliar untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan sejumlah cabang olahraga (cabor).
Pencairan tahap berikutnya menunggu penyelesaian dan pemeriksaan dokumen pertanggungjawaban penggunaan hibah sebelumnya.
Wakil Wali Kota Tangsel sekaligus Ketua Panitia Besar Porprov VII Banten 2026, Pilar Saga Ichsan, mengatakan dokumen pertanggungjawaban dari KONI dan cabor penerima hibah masih dalam proses pemeriksaan.
“Dokumen yang menjadi dasar pencairan berikutnya sedang diperiksa. Kami ingin seluruh administrasi diselesaikan lebih dahulu agar proses pencairan berikutnya bisa berjalan,” ujar Pilar, Rabu 16 September 2026.
Pilar meminta Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Tangsel segera mengoordinasikan seluruh cabor penerima hibah melalui KONI. Dokumen pengelolaan anggaran di internal KONI juga diminta segera dilengkapi.
Menurutnya, Pemkot Tangsel telah memberikan pendampingan kepada KONI dalam penyusunan surat pertanggungjawaban (SPJ). Pemeriksaan dilakukan dengan melibatkan Inspektorat.
“Pendampingan sudah diberikan, termasuk mengenai penyusunan SPJ. Sekarang tinggal melengkapi dan mengembalikan dokumen yang diperlukan untuk proses pemeriksaan,” katanya.
Pilar menargetkan pemeriksaan dan penyelesaian administrasi hibah tersebut dapat rampung pada September 2026. Setelah persyaratan terpenuhi, pencairan hibah berikutnya dapat diproses.
“Target kami bulan ini sudah selesai, sehingga kebutuhan cabor yang sedang menjalankan persiapan bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Pencairan hibah tersebut menjadi perhatian karena pelaksanaan Porprov VII Banten 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15-21 November 2026. Tangsel menjadi salah satu daerah yang menjadi lokasi penyelenggaraan sejumlah pertandingan.
Di sisi lain, Pilar menyebut kesiapan venue Porprov di Tangsel telah mendekati 100 persen. Sejumlah fasilitas olahraga baru dibangun, antara lain arena petanque, voli pasir, sepatu roda dan panjat tebing.
Sementara venue softball dan baseball di kawasan Alam Sutera menjalani renovasi. Sejumlah fasilitas milik swasta juga akan dimanfaatkan untuk mendukung pertandingan maupun latihan atlet.
Untuk cabang olahraga yang digelar di luar Tangsel, salah satunya layar akan berlangsung di Bayah, Kabupaten Lebak. Adapun cabang olahraga bermotor yang sebelumnya direncanakan berlangsung di luar Tangsel akan kembali digelar di wilayah Tangsel karena tersedianya venue.
Pilar memastikan persoalan venue tidak menjadi kendala utama dalam persiapan Porprov.
“Untuk venue sejauh ini tidak ada masalah. Beberapa pekerjaan masih berjalan dan kami optimistis dalam waktu dekat seluruhnya dapat diselesaikan,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana












