SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Serang mendistribusikan sebanyak 710 ribu liter bantuan air bersih untuk masyarakat Kabupaten Serang. Bantuan didistribusikan semenjak bencanan kekeringan terjadi serta pada momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI Republik Indonesia.
Pendistribusian bantuan dilakukan dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak akibat bencana kekeringan.
Ketua PMI Kabupaten Serang, Fahmi Hakim, mengatakan selama bencana kekeringan berlangsung, pihaknya melakukan upaya untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana kekeringan. Total, ada sekitar 710 ribu liter air bersih yang telah didistribusikan kepada masyarakat.
“Kurang lebih 500.000 liter PMI Kabupaten Serang atas arahan PMI Provinsi Banten sudah mendistribusikan kepada kurang lebih hampir 15 kecamatan yang terdampak kekeringan yang cukup luar biasa. Plus hari ini ditambah 210.000 liter, jadi hampir 710.000 liter,” katanya, Kamis 17 September 2026.
Fahmi menegaskan, distribusi bantuan air bersih akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan. “Terus selama rakyat masih membutuhkan PMI terus hadir,” katanya.
Selain bantuan air bersih, rangkaian HUT ke-81 PMI juga diisi dengan doa bersama untuk sahabat jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak di Selat sunda. Diharapkan mereka bisa ditemukan dalam kondisi selamat.
“Kita juga melaksanakan santunan untuk yatim piatu dari pondok pesantren, serta pemberian santunan untuk marbot Masjid Al-Bantani,” ujarnya.
Setelah itu, PMI juga akan memberikan penghargaan kepada para pendonor darah di Gedung DPRD Provinsi Banten untuk kepentingan kesehatan di Provinsi Banten.
Ketua PMI Provinsi Banten, Ratu Tatu Chasanah, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bagian dari tugas PMI yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.
“Tugas kami membantu pemerintah dalam penyediaan darah, kemudian dalam penanganan bencana alam dan non alam. Nah ini kita lakukan,” ujarnya.
Tatu mnuturkan, dalam penanganan bencana, PMI bersifat lintas wilayah. Pihaknya akan mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Jadi totalnya air itu 1 juta lebih ya. Memang sebagian besar ada di Kabupaten Serang. Memang tidak semua kabupaten/kota di Provinsi Banten,” jelasnya.
Selain kekeringan, PMI juga menyalurkan bantuan masker untuk warga terdampak erupsi Anak Gunung Krakatau, serta melakukan pendampingan terhadap teman-teman jurnalis.
Bahkan untuk penanganan bencana lintas provinsi, PMI Provinsi Banten ditugaskan PMI Pusat mengirimkan tenaga medis ke Kabupaten Ngada, NTT.
“Kita memberangkatkan sudah 2 minggu tenaga medis, dan perawat ke sana bergabung dengan PMI provinsi lain di bawah kendali PMI pusat,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana












