PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ulama karismatik Banten KH Abuya Muhtadi Cidahu memimpin tahlil dan doa bersama Haul Ke-2 Mbah Yai Asmuni Pondok Pesantren Al-Ihsan Kadomas, Kabupaten Pandeglang. Acara Haul ke-2 Muassis Ponpes Al-Ihsan, Mbah Yai Asmuni M. Noor bin Ali berlangsung dengan khidmat.
Sebanyak ribuan alumni, santri, dan masyarakat memadati Pondok Pesantren Al-Ihsan Kadomas, Kabupaten Pandeglang, untuk mengikuti tahlil dan doa bersama.
Momentum ini tak sekadar menjadi doa bersama, tetapi juga ajang memperkuat ikatan alumni untuk melanjutkan perjuangan sang pendiri pesantren.
Rangkaian haul bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Sekitar 1.000 alumni lintas angkatan hadir, ditambah sekitar 2.000 jamaah dari berbagai wilayah di Pandeglang dan sekitarnya.
Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Serang, KH Uesul Qorni, yang juga merupakan alumni Pondok Pesantren Al-Ihsan.
Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Alumni Al-Ihsan Pandeglang (IKBAAl), Dwi Febrian mengatakan, haul menjadi momentum untuk meneladani sosok Mbah Yai Asmuni sebagai guru sekaligus pendiri pesantren yang telah melahirkan banyak santri.
“Inti kegiatan haul ini adalah mengenang, mendoakan, sekaligus meneladani sosok guru yang mulia. Kami ingin nilai-nilai perjuangan Mbah Yai terus menjadi suri teladan bagi para santri dan alumni,” katanya, Jumat, 18 September 2026.
Kehadiran alumni lintas angkatan menunjukkan kuatnya ikatan kekeluargaan yang dibangun Mbah Yai Asmuni selama memimpin pesantren. Berbeda angkatan, satu almamater, berbeda perjalanan, tetapi tetap dalam satu ikatan untuk menjaga silaturahmi dan meneruskan perjuangan beliau.
“IKBAAl berharap seluruh alumni semakin kompak dan terus berkhidmat kepada Pondok Pesantren Al-Ihsan. Serta menjadi murid yang mampu mengikuti jejak kepribadian dan kebaikan yang telah diajarkan Mbah Yai Asmuni M. Noor bin Ali,” katanya.
Haul ke-2 Mbah Yai Asmuni juga dihadiri para muhibbin, tokoh agama, dan masyarakat umum yang bersama-sama mengikuti doa, tahlil, serta rangkaian maulid sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian Muassis Pondok Pesantren Al-Ihsan Kadomas.
Editor: Abdul Rozak












