PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Peristiwa kebakaran hebat menimpa sebuah panglong kayu (tempat penggergajian kayu) di Desa Ciburial, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang. Kejadian kebakaran pada Jumat, 18 September 2026 ini diduga kuat dari puntung rokok yang dibuang sembarangan.
Berdasarkan data dari BPBD-PK Pandeglang, kuat dugaan api berasal dari puntung rokok yang membakar limbah gergaji kayu yang kering. Api kemudian dengan cepat membesar dan merembet ke tumpukan kayu palet.
Kebakaran menghanguskan seluruh bangunan panglong, tiga unit mesin potong (sawmill), tiga unit mesin diesel, kayu hasil gergajian, serta sekitar 250 meter kubik kayu gelondongan yang belum diolah. Total kerugian ditaksir mencapai Rp550 juta.
Pihak Damkar BPBD-PK Kabupaten Pandeglang langsung mengerahkan armada dan personel ke lokasi kejadian begitu menerima laporan. Proses pemadaman area seluas kurang lebih 1.000 meter persegi ini turut dibantu oleh personel TNI, Polri, Satpol PP Kecamatan Cimanggu, serta masyarakat sekitar.
Kasi Damkar, Penyelamatan dan Pencegahan, Pengulangan Kebakaran pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Yosep Marsini mengatakan, penyebab kebakaran panglong kayu dari informasi terima dari puntung rokok.
“Sehingga menimbulkan api dan membakar limbah gergaji. Lalu merambat ke limbah potongan kayu palet,” katanya, Jumat, 18 September 2026.
Kemudian api merambat membakar kayu hasil potongan. Bangunan panglong, mesin potong kayu sebanyak 3 unit. “Adapun luasan area yang terbakar kurang lebih 1000 meter persegi. Armada yang diterjunkan kelokasi kebakaran 3 (Tiga) unit (1 unit mobil pemadam kebakaran Pos labuan, 1 unit mobil pemadam milik Yonif TP 842/Badak Sakti dan 1 unit mobil tengki suplai,” katanya.
Pemilik panglong, Karsan warga Ciburial, mengatakan saat kebakaran Ia sedang mendampingi orang tuanya yang akan menjalani operasi di Rumah Sakit Alinda Panimbang.
“Jadi pas menerima kabar dan sampai di lokasi, kayu dan barang-barang lainnya sudah terbakar,” katanya.
Peristiwa kebakaran itu mengakibatkan tiga unit mesin sawmill beserta tiga unit mesin diesel hangus. Berikut kayu hasil gergajian dan 250 meter kubik kayu gelondongan yang belum diolah juga hangus.
“Kalau total kerugian akibat kebakaran mencapai Rp550 juta,” katanya.
Sebelumnya, Camat Cimanggu, Encun Sunayah mengatakan, setelah menerima laporan kebakaran ia langsung ke lokasi kebakaran.
“Kobaran api cukup besar. Tim Damkar dari BPBDPK Kabupaten Pandeglang langsung melakukan upaya pemadaman dengan mengerahkan dua unit mobil Damkar,” katanya.
Proses pemadaman api turut dibantu oleh personel TNI, Polri, Pol PP mecamatan dan masyarakat. “Semoga api cepat padam,” katanya.
Editor: Abdul Rozak












