SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Islamic Youth Festival (IYF) Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Wilayah Banten 2026 kembali digelar. Kegiatan yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan ini menjadi ajang untuk mengembangkan kemampuan akademik, kreativitas, keterampilan, dan karakter generasi muda.
IYF 2026 digelar di Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Cinangka, Kabupaten Serang, dan dibuka oleh Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas pada Sabtu, 19 September 2026.
Kegiatan tersebut diikuti 2.918 pelajar SD hingga SMA se-Provinsi Banten. Sebanyak 11 cabang lomba dipertandingkan, mulai dari tahfidz, menggambar, panahan, dan futsal hingga cabang modern seperti koding dan robotik.
Selain itu, terdapat olimpiade Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, serta Bahasa Arab.
Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas mengapresiasi pelaksanaan IYF 2026. Menurut Najib, JSIT telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencetak generasi unggul.
“JSIT telah menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan generasi unggul. Terbukti, banyak siswa dari sekolah di bawah JSIT yang mencetak prestasi mulai tingkat daerah hingga internasional,” katanya.
Najib mengatakan IYF menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Menurut Najib, pengembangan generasi muda harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga karakter, kreativitas, daya juang, keterampilan sosial, dan kemampuan beradaptasi.
“Tentunya ini sesuai dengan tema yang diusung yakni Membangun Ketahanan Kapasitas Spiritual, Intelektual dan Entrepreneurship Generasi Milenial,” tegasnya.
IYF 2026 Terbuka untuk Pelajar di Luar JSIT
Sementara itu, Ketua JSIT Wilayah Banten Kuserin menegaskan IYF 2026 sengaja dibuat terbuka. Peserta tidak hanya berasal dari sekolah Islam Terpadu, tetapi juga pelajar SD, SMP, dan SMA negeri maupun swasta di luar jaringan JSIT.
“IYF ini kegiatan yang terbuka untuk menyatukan semua elemen bangsa. Kita memberikan pengalaman berharga sebagai seorang pemimpin dan menyiapkan mental anak-anak menjadi calon pemimpin bangsa,” pungkasnya.
Editor: Aas Arbi












