KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Polisi menyelidiki temuan kerangka manusia di lahan kosong dekat Perumahan Puri Jaya, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Kerangka tersebut ditemukan oleh seorang saksi bersama pihak Perumahan Puri Jaya yang tengah melakukan pengukuran ulang lahan.
Saat membersihkan area yang dipenuhi rumput alang-alang dan pepohonan liar, saksi melihat benda yang menyerupai tulang.
Setelah diperiksa, benda tersebut diduga merupakan bagian dari kerangka manusia. Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Pasar Kemis.
Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis Ipda Ahmad Dasuki bersama personel kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan.
Polisi kemudian berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polresta Tangerang dan RSUD Balaraja untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan evakuasi.
Dalam olah TKP, petugas menemukan kerangka manusia. Polisi juga menemukan satu unit telepon seluler merek Samsung dan sandal yang berada tidak jauh dari lokasi.
“Memang benar ada temuan kerangka manusia tersebut. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan atau visum oleh dokter forensik untuk mengetahui identitas maupun penyebabnya,” ujar Dasuki, Minggu 20 September 2026.
Dikatakannya, kerangka tersebut selanjutnya dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter forensik.
Dimana, pemeriksaan dilakukan untuk membantu proses identifikasi serta mengetahui penyebab kematian.
“Sementara itu, kami masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak dan menelusuri barang-barang yang ditemukan di sekitar lokasi,” ungkapnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang mengetahui adanya kejadian atau temuan mencurigakan untuk segera melaporkannya kepada kepolisian.
Polisi turut meminta keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera membuat laporan agar dapat dilakukan pengecekan dan pencocokan data.
“Hingga kini, identitas kerangka dan penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan forensik. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta di balik penemuan tersebut,” pungkasnya.











