SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Banten mengimbau masyarakat, instansi maupun pihak swasta yang ingin memberikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten agar tidak mengirimkan karangan bunga.
Sebagai gantinya, Pemprov Banten mengarahkan ucapan selamat HUT Banten diberikan dalam bentuk pohon atau bibit tanaman.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi mengatakan, kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program Indonesia ASRI sekaligus mendorong penghijauan di wilayah Banten.
“Kami arahkan agar ucapan selamat diberikan dalam bentuk pohon atau bibit tanaman, supaya lingkungan Provinsi Banten bisa menjadi lebih hijau dan asri,” ujar Deden seusai memimpin Rapat Persiapan HUT ke-26 Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Jumat (25/9/2026).
Menurut Deden, peringatan HUT ke-26 Banten tahun ini mengusung tema “Banten Bergerak, Maju Berdampak”.
Konsep perayaan juga diarahkan berlangsung sederhana dan tidak berlebihan. Pemerintah memilih menggelar kegiatan yang dapat melibatkan masyarakat sekaligus memberikan manfaat secara langsung.
Sejumlah kegiatan telah disiapkan dalam rangkaian HUT ke-26 Banten. Di antaranya bazar murah, pameran keuangan syariah, jalan sehat, lomba lari hingga vaksinasi rabies.
Pemprov Banten juga akan menggelar tablig akbar yang menghadirkan Ustaz Das’ad Latif pada 3 Oktober 2026 di kawasan Kesultanan Banten.
Deden mengatakan, rangkaian HUT tahun ini disesuaikan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar kegiatan seremonial pemerintahan dilaksanakan secara sederhana, tetapi tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita tidak ada acara yang berhingar-bingar, melainkan kegiatan-kegiatan yang langsung melibatkan masyarakat,” katanya.
Melalui penggantian karangan bunga dengan pohon atau bibit tanaman, Pemprov Banten berharap peringatan hari jadi daerah tidak hanya menghasilkan kemeriahan sesaat, tetapi juga meninggalkan manfaat bagi lingkungan.












