SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Karang Taruna Provinsi Banten menyiapkan rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Karang Taruna.
Rangkaian kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 10-11 Oktober 2026 dengan mengusung semangat pengabdian, kepedulian sosial, kesehatan masyarakat, pemberdayaan ekonomi hingga pelestarian lingkungan.
Salah satu agenda utama akan dipusatkan di Tandon Ciater, Kota Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut berupa jalan sehat yang ditargetkan diikuti ribuan kader Karang Taruna bersama masyarakat.
Selain jalan sehat, panitia juga menyiapkan cek kesehatan gratis, bazar UMKM hingga berbagai doorprize untuk peserta.
Ketua Karang Taruna Provinsi Banten Yudi Budi Wibowo mengatakan, Bulan Bakti menjadi momentum bagi Karang Taruna untuk mempertegas peran organisasi sebagai bagian dari masyarakat.
“Bulan Bakti ini bukan sekadar rangkaian kegiatan untuk memperingati HUT ke-66 Karang Taruna. Ini menjadi momentum bagi kami untuk menunjukkan bahwa Karang Taruna hadir bersama masyarakat, bergotong royong, dan memberikan manfaat secara langsung,” ujar Yudi, Sabtu 26 September 2026.
Menurutnya, berbagai kegiatan yang disiapkan tidak hanya bertujuan memeriahkan HUT Karang Taruna. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wadah memperkuat silaturahmi dan mendorong masyarakat agar lebih sehat, produktif dan mandiri.
Rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna Banten juga akan diisi dengan aksi bersih-bersih lingkungan atau korve di sejumlah wilayah Banten.
Kegiatan tersebut akan melibatkan kader Karang Taruna di berbagai tingkatan bersama masyarakat dan pemangku kepentingan di masing-masing wilayah.
Selain aksi kebersihan, Karang Taruna Banten juga menyiapkan Gerakan Taruna Asri berupa penanaman pohon di sejumlah lahan kritis.
Gerakan tersebut menjadi bagian dari komitmen Karang Taruna dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap keberlanjutan ekosistem.
Ketua Steering Committee (SC) Bulan Bakti Karang Taruna Banten M. Agil Zulfikar mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar peringatan HUT ke-66 tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
“Kami ingin Bulan Bakti ini menjadi gerakan bersama. Mulai dari kegiatan olahraga dan kesehatan, pemberdayaan UMKM, kebersihan lingkungan, sampai penghijauan. Semua kami dorong agar melibatkan kader Karang Taruna dan masyarakat,” kata Agil.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan di berbagai titik di Banten juga menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi kader Karang Taruna sekaligus membangun kembali semangat gotong royong.
“Karang Taruna adalah organisasi yang tumbuh bersama masyarakat. Karena itu, semangat HUT ke-66 kami terjemahkan melalui aksi nyata yang bisa dirasakan dan dilakukan bersama-sama,” ujarnya.
Melalui Bulan Bakti Karang Taruna Banten, Yudi berharap momentum HUT ke-66 dapat semakin memperkuat semangat pengabdian para kader dalam mendukung pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat.












