LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menjajaki kerja sama pengelolaan sampah dengan mitra teknologi dari Spanyol.
Sebagai bentuk keseriusan Bupati Lebak Hasbi Jayabaya dalam menyelesaikan persoalan sampah, ia menghadiri undangan dari Kedutaan Besar Spanyol di Kantor Ekonomi dan Perdagangan Kedutaan Besar Spanyol, Jakarta Pusat, Jum’at 2 Oktober 2026 malam.
Pertemuan ini berfokus pada pembangunan kawasan pengelolaan sampah terpadu dan daur ulang di Kabupaten Lebak.
Tujuan utamanya adalah membangun masa depan yang berkelanjutan demi menciptakan Indonesia yang lebih bersih dan hijau.
“Tentunya, pengelolaan sampah tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi, teknologi, investasi, dan komitmen bersama agar sampah dapat dikelola menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan,” ujar Bupati Hasbi dikutip dari laman Pemkab Lebak, Minggu 4 Oktober 2026.
Mantan anggota DPR RI ini mengatakan, bahwa pengelolaan sampah merupakan salah satu tantangan pembangunan yang membutuhkan kolaborasi dan inovasi, termasuk dengan membuka peluang kerja sama bersama mitra internasional.
“Peluang kerja sama dengan pihak Spanyol diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Lebak, sekaligus mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan yang tengah kami lakukan,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa Pemkab Lebak terbuka terhadap berbagai peluang investasi dan kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta sejalan dengan visi pembangunan Lebak Ruhay.
“Yang terpenting adalah bagaimana kerjasama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lebak, meningkatkan kualitas lingkungan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Editor Daru












