LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pihak agar agenda transformasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan mengatakan, digitalisasi transaksi pemerintah daerah tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan agar lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
“Elektronifikasi transaksi pemerintah daerah harus terus didorong secara berkelanjutan. Bukan sekadar mengubah transaksi dari tunai menjadi non-tunai, tetapi bagaimana sistem digital ini benar-benar memberikan kemudahan, keamanan, efisiensi, dan mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” kata Halson, Minggu, 4 Oktober 2026.
Halson menilai, keberhasilan digitalisasi transaksi pemerintah membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah daerah, perbankan, perangkat daerah, serta pemangku kepentingan lainnya perlu memiliki pemahaman dan komitmen yang sama.
“Transformasi digital tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Semua unsur harus bergerak bersama agar implementasi ETPD dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan ETPD juga sejalan dengan kebutuhan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan pemerintahan di tengah perkembangan teknologi digital.
“Tentunya, transformasi digital ini harus kita jadikan bagian dari upaya memperbaiki pelayanan dan tata kelola pemerintahan. Harapannya, masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan, sementara pemerintah juga semakin efektif dalam menjalankan tugasnya,” kata Halson.
Editor: Agus Priwandono












