SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Realisasi pendapatan daerah Provinsi Banten mencapai Rp6,55 triliun atau 64,97 persen dari target Rp10,08 triliun hingga 30 September 2026. Untuk mengejar target penerimaan hingga akhir tahun, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten memperkuat strategi penagihan pajak kendaraan bermotor dan memperluas akses layanan Samsat.
Kepala Bapenda Banten, Berly Rizki Natakusumah, mengatakan sejumlah langkah disiapkan untuk meningkatkan penerimaan daerah pada sisa waktu tahun anggaran 2026.
Salah satunya dengan mengoptimalkan Agen Samsat Banten agar pelayanan pembayaran pajak kendaraan dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.
“Kita akan mengoptimalkan Agen Samsat Banten yang akan ditempatkan di seluruh desa dan kelurahan yang ada di wilayah Provinsi Banten,” kata Berly, Kamis, 8 Oktober 2026.
Keberadaan Agen Samsat diharapkan memudahkan wajib pajak memenuhi kewajibannya tanpa harus menempuh jarak jauh untuk mengakses layanan pembayaran pajak kendaraan.
Selain memperluas layanan, Bapenda Banten akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam pendataan serta penagihan pajak. Langkah ini diperlukan karena terdapat keterkaitan data wajib pajak antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.
Bapenda juga memperkuat pengawasan terhadap kinerja Unit Pelaksana Teknis (UPT). Evaluasi dilakukan sekitar dua minggu sekali untuk memastikan strategi penagihan berjalan sesuai arahan.
Di sisi lain, target transaksi penagihan bagi pegawai turut ditingkatkan. Target yang sebelumnya sekitar 30 transaksi per bulan dinaikkan menjadi 60 transaksi.
“Yang semula cuma 30 transaksi menjadi 60. Supaya menyikapi ketercapaian yang kita harapkan bersama,” ujar Berly.
Penagihan juga menyasar pemilik kendaraan mewah dan perusahaan yang memiliki tunggakan pajak dalam jumlah besar. Potensi tunggakan pajak kendaraan mewah diperkirakan mencapai Rp50 miliar hingga Rp100 miliar. Sementara itu, tunggakan pajak kendaraan perusahaan tercatat sekitar Rp25 miliar per 30 September 2026.
Melalui penguatan penagihan, perluasan layanan Samsat, dan koordinasi lintas pemerintahan, Bapenda Banten berharap penerimaan daerah terus meningkat hingga akhir 2026.
Editor: Aas Arbi












