LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- DPRD Kabupaten Lebak mengingatkan jajaran eksekutif dalam hal ini Pemkab Lebak untuk tetap serius dalam upaya penurunan angka stunting di Lebak.
Bukan hanya soal angka penurunan, namun harus ada upaya pencegahan. Tingginya angka stunting akan mengancam kualitas generasi muda di Lebak ke depannya.
Data per September 2026, balita stunting di Kabupaten Lebak mencapai 4.923 balita.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Lebak Regen Abdul Aris mengatakan, mendukung penuh upaya Pemkab Lebak dalam upaya menekan angka kasus balita stunting atau bahkan menurunkan sampai zero stunting di Kabupaten Lebak.
“Pada prinsipnya kami sepakat dengan upaya yang dilakukan bupati. Percepatan penurunan angka prevalensi stunting harus dipertegas. Bahkan, sampai zero stunting merupakan target kita bersama,” ujar Regen Abdul Aris, Sabtu 10 Oktober 2026.
Menurut dia, upaya menekan angka kasus stunting searah sejalan dengan upaya pemerintah dalam memberantas kemiskinan dan keterbelakangan.
“Kami berharap kedepan tidak ada lagi warga Lebak yang stunting,” ucapanya.
Dalam penanganan stunting ini, sebut politisi PPP ini tidak boleh hanya berpatokan pada penurunan angka semata. Namun, juga harus ada upaya pencegahan.
“Melibatan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku dalam pencegahan menjadi penting terutama pada ibu hamil, pengasuh anak, keluarga dan masyarakat umum di Lebak,” ujar Regen.
Tak hanya itu, kata Regen, pemerintah juga wajib terus menerus memberikan pemahaman pada masyarakat. Bahwa penyebab stunting setidaknya ada tiga faktor utama yakni pola asuh yang tidak tepat, pola konsumsi yang tak sesuai gizi serta adanya penyakit infeksi.
“Tentunya, untuk memutus mata rantai stunting ini juga dilakukan saat remaja atau usia sebelum menikah. Mulai dari cek kesehatan remaja putri, skrining jelang pernikahan hingga edukasi,” pungkasnya.
Sebelumnya Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak Endang Komarudin mengatakan, Pemkab Lebak komitmen menurunkan dan mencegah stunting. Karenanya, berbagai upaya terus dilakukan dengan melibatkan semua stakholder. Dinkes mencatat stunting di Kabupaten Lebak mencapai 4.923 balita.
Editor: Abdul Rozak












