LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Pengelola Geopark Bayah Dome menyambangi ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak Halson Nainggolan, Jumat 9 Oktober 2026.
Kedatangan mereka untuk beraudiensi dengan Pemkab Lebak dalam rangka memperkuat kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, dengan Badan Pengelola Geopark Bayah Dome, sekaligus membahas persiapan evaluasi tahun 2027 terkait status Geopark Bayah Dome sebagai Geopark Nasional.
Direktur Geopark Bayah Dome, Engkap Kapriadi, menyampaikan permohonan dukungan kepada Pemkab Lebak agar program kerja Geopark Bayah Dome dapat diintegrasikan dengan program kerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki keterkaitan dengan pengembangan geopark.
“Integrasi program tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dalam mendukung pengembangan Geopark Bayah Dome, sehingga berbagai potensi yang dimiliki dapat dikelola secara terpadu dan berkelanjutan,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa integrasi program lintas perangkat daerah menjadi salah satu hal penting dalam mempersiapkan proses penilaian, verifikasi, dan evaluasi Geopark Bayah Dome pada tahun 2027.
“Pastinya, diperlukan sinergi dan dukungan dari setiap OPD agar program pengembangan geopark dapat diimplementasikan secara terarah dan berkelanjutan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing perangkat daerah,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan OPD terkait, khususnya perangkat daerah yang memiliki program kerja bersinggungan langsung dengan pengembangan Geopark Bayah Dome.
“Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat keterpaduan program dan mendukung kesiapan menghadapi evaluasi Geopark pada tahun 2027,” katanya.
Dia meyakini kedepan dunia pariwisata di Kabupaten Lebak akan semakin berkembang dan akan berdampak pada peningkatan ekonomi warga sekitar seiring dengan yelah ditetapkannya Bayah Dome sebagai Geopark Nasional.
“Geopark Bayah Dome mengembangkan tiga pilar pengembangan yaitu konservasi, edukasi dan pengembangan ekonomi berkelanjutan adalah menjadi langkah-langkah sistemis dalam membangun kepariwisataan yang tidak hanya fokus pada destinasi tetapi juga bagaimana industri dan pelaku pariwisata termasuk ekonomi kreatif akan berkembang,” tukasnya.
Editor: Abdul Rozak












