• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Catatan Sekam

Ongkos Menunggu Hujan

Mashudi by Mashudi
Senin, 12 Oktober 2026 07:38
in Catatan Sekam
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Catatan Sekam

Oktober sudah berjalan, tetapi kabar tentang hujan malah meminta kita menunggu lebih lama.

Mendengar prakiraan musim hujan akan mundur, saya meminta Rajudin, wartawan Radar Banten yang biasa dipanggil Raju, menghubungi petani di utara Kabupaten Serang. Tepatnya di Kecamatan Pontang.

RelatedPosts

Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Pabrik Dekat, Kesempatan Jauh

Kamis, 8 Oktober 2026 07:49
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Setelah Ucapan Selamat

Senin, 5 Oktober 2026 07:29
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Ujian Kemanusiaan

Kamis, 1 Oktober 2026 07:26
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Musim yang Tak Lagi Berakhiran “Ber”

Senin, 28 September 2026 07:14

Raju orang Pontang dan mengenal banyak petani di sana. Saya ingin tahu, kabar dari BMKG itu seperti apa bunyinya ketika sampai di sawah.

Dari Pahid Hadi, petani di Kampung Linduk, jawabannya sederhana: modal bertambah. Air irigasi menipis. 

Agar padi tetap mendapat air, mesin pompa diesel harus bekerja. Mesin tidak cukup diberi harapan agar hujan segera turun. Ia perlu bahan bakar. 

“Bertani di musim kemarau jelas me­nambah ongkos modal, karena kami harus memompa air menggunakan mesin disel agar lahan padi teraliri dengan baik,” kata Pahid.

Petani berusia 36 tahun itu pernah mengalami panen kurang maksimal pada kemarau sebelumnya. Air terbatas, hama ikut menyerang. Sudah mengeluarkan lebih banyak uang, hasilnya belum tentu lebih banyak.

Di sawah, bekerja lebih keras kadang hanya cukup untuk menjaga agar kerugian tidak terlalu besar.

Tak jauh dari sana, di Kampung Pane­cekan, Desa Kubang Puji, Aryanto meng­hadapi urusan serupa. Tanah sawah re­­tak-retak. Sebagian petani memilih mem­biarkan lahannya bera. Bisa dime­ngerti. Menanam perlu modal, semen­tara air belum jelas datang dari mana.

Aryanto, 34 tahun, diberi tanggung jawab mengurus pengairan sekitar 50 hektare lahan milik warga. Airnya diambil dari Sungai Ciwaka, diangkat dengan pompa, lalu dialirkan melalui pipa dan selang. Saat ini, semangka di lahan sekitar lima hek­tare sedang dipanen. Sisanya diperun­tukkan bagi padi dan sedang memasuki tahap pengolahan lahan serta penanaman.

Ada hasil yang mulai dipetik, ada tanaman yang baru diusahakan. Keduanya mem­butuhkan air. Untuk menggerakkan empat mesin diesel, setiap hari diperlukan sekitar 100 liter solar. Saya berhenti sebentar pada angka itu. Seratus liter sehari. Kalau kebutuhan tersebut berlangsung sebulan, jumlahnya sekitar 3.000 liter. Itu baru bahan bakar untuk mengalirkan air, belum urusan benih, pupuk, dan pekerjaan lainnya. Kalender berganti. Mesin tetap harus diisi.

Sejak subuh, pompa sudah menderu. Ketika pipa hisap tersumbat lumpur dan sampah, Aryanto turun ke sungai untuk membersihkannya. Untuk mengalirkan air saja, pekerjaannya sudah sebanyak itu.

Mudah bagi kita menyebut Aryanto pe­tani tangguh. Namun, setelah mendengar kebutuhan solarnya, kata tangguh terasa punya tagihan juga.

Pada Minggu, 11 Oktober, pihak BMKG Wilayah II menjelaskan musim hujan di Ban­ten diprakirakan mulai datang pada November. Bagian paling utara Serang dan Tangerang bisa menunggu sampai akhir Desember. El Niño ikut memper­panjang periode kering.

Bagi orang yang sumber airnya masih lan­car, mundur satu atau dua bulan mung­kin cukup ditanggapi dengan keluhan soal panas. Di sawah, tambahan waktu itu harus dihitung dalam bahan bakar, tenaga, dan modal.

Petani tentu berharap hasil panennya nanti cukup untuk menutup semua penge­luaran. Tetapi biaya keluar setiap hari, sedangkan hasil harus ditunggu. Selama menunggu, tanaman tetap perlu minum.

BMKG sudah menyampaikan prakiraan kepada pemerintah provinsi. Pertemuan dengan pemerintah daerah dan BPBD juga sudah dilakukan untuk membahas antisipasi. Informasi itu penting. Petani perlu tahu kapan sebaiknya menanam dan berapa lama harus bersiap menghadapi kekurangan air.

Lalu, bagaimana kabar dari ruang perte­muan itu sampai ke saluran irigasi?

Sa­luran mana yang perlu segera dibenahi? Dukungan apa yang bisa membantu warga menanggung pengairan selama hujan belum datang? Pahid dan Aryanto tentu lebih tahu kebutuhan di tempat mereka. Mendengarkan keduanya bisa menjadi awal yang berguna.

Kita menginginkan beras tersedia dan harganya terjangkau. Setiap rumah memer­lukannya. Di belakang harapan itu, ada petani yang sedang menambah modal agar padi bisa tumbuh. Ada pula mesin yang harus terus diisi supaya air sampai ke lahan warga.

Hujan belum datang. Pengeluaran sudah. Pahid masih perlu menambah modal. Aryanto masih harus mengisi pompa. Mudah-mudahan, kabar berikutnya yang sampai kepada mereka bukan hanya tanggal perkiraan hujan. (*)

Tags: Catatan Sekam
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Video Ibu dan Bayi Terjatuh dari Motor di Cikupa Diselidiki 

Next Post

Sport Fun Game Perkindo Banten Sukses, Memperkuat Kebersamaan Anggotanya

Next Post
Sport Fun Game Perkindo Banten Sukses, Memperkuat Kebersamaan Anggotanya

Sport Fun Game Perkindo Banten Sukses, Memperkuat Kebersamaan Anggotanya

15 Kepala OPD Kota Serang Dirotasi, Ini Nama-namanya

15 Kepala OPD Kota Serang Dirotasi, Ini Nama-namanya

Senin, 12 Oktober 2026 10:09
pelantikan pejabat

Bupati Serang Lantik Pejabat, Imbau ASN Jaga Integritas

Senin, 12 Oktober 2026 17:04
Mutasi Kapolri

Tak Hanya Wakapolda Banten, Kapolri Suyudi Juga Ganti Kapolres Serang dan Cilegon

Minggu, 11 Oktober 2026 17:08
Pajak MBLB Banten

Genjot PAD, Pemprov Banten Naikkan Pajak MBLB hingga 250 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 16:50
Penipuan Investasi arisan

Kasus Dugaan Investasi Arisan Fiktif Rp 2,8 Miliar Naik Penyidikan, Polda Banten Bakal Tetapkan Tersangka

Senin, 12 Oktober 2026 16:55
Mutasi pejabat Pemkot Serang

Disetujui BKN, 43 Pejabat ASN Pemkot Serang Dilantik

Senin, 12 Oktober 2026 13:02
Resmi, Aji Januardhi Nurogo Jabat Kasatpol PP Kabupaten Tangerang

Resmi, Aji Januardhi Nurogo Jabat Kasatpol PP Kabupaten Tangerang

Selasa, 13 Oktober 2026 07:31

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

587 Ribu Pekerja Rentan di Banten Terlindungi Program Banten Ramah

587 Ribu Pekerja Rentan di Banten Terlindungi Program Banten Ramah

by Yusuf Permana
Selasa, 13 Oktober 2026 19:18
0

Andra Soni dalam Wawancara Nasional Jamsostek Award 2026 di Pullman Jakarta Indonesia Thamrin CBD, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026). (Biro Adpim...

Industri Kemasan Mulai Beralih ke Energi Bersih, LamiPak Gandeng PLN EMI

Industri Kemasan Mulai Beralih ke Energi Bersih, LamiPak Gandeng PLN EMI

by Syaiful Adha
Selasa, 13 Oktober 2026 19:11
0

PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak) meneken kerja sama dengan PT Energy Management Indonesia (Persero) atau PLN EMI dalam pembelian Renewable...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.